Diduga Keracunan Olahan Gadung, Sejumlah Warga Garut Dilarikan ke RS Pameungpeuk

Diduga Keracunan Olahan Gadung, Sejumlah Warga Garut Dilarikan ke RS Pameungpeuk

INILAH, Garut - Diduga mengalami keracunan akibat mengonsumsi penganan olahan gadung rebus, sejumlah warga Kampung Depok Peuntas RT 01 RW 10 Desa Depok Kecamatan Cisompet Selatan Garut dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Pameungpeuk, Selasa (16/7/2019).

Sedikitnya enam orang dibawa ke RS Pameungpeuk untuk mendapatkan pertolongan, dan perawatan intensif. Mereka yakni Hartati (46), Sopandi (42), Ocoh (70), Nana (50) Sobihin (50), dan Wiwin (43).

Gadung (Dioscorea hispida) merupakan sejenis tanaman yang umbinya dapat dimakan namun mengandung racun. Sehingga dapat mengakibatkan pusing, dan muntah bila pengolahannya kurang benar.  Gadung biasanya diolah berupa keripik, atau direbus.

Menurut Camat Cisompet Titin Wartini, pihaknya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Cisompet dan pemerintahan Desa Depok langsung ke tempat kejadian, dan melakukan penanganan begitu mendapatkan informasi mengenai peristiwa menimpa warga di Kampung Depok Peuntas itu.

Ada sebanyak sepuluh orang diduga keracunan gadung. Mereka mengalami gejala pusing, mual, dan muntah-muntah.

Sebanyak enam orang di antaranya langsung dibawa ke RS Pameungpeuk untuk mendapatkan pertolongan, dan perawatan intensif karena kondisinya terbilang mengkhawatirkan.

“Sementara, informasi dari yang bersangkutan (pasien korban), dari (akibat mengonsumsi) gadung,” kata Titin didampingi anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Cisompet Ganjar.

Warga  yang juga aktivis Taruna Siaga Bencana Cisompet Jajang menyebutkan, warga bertumbangan mengalami pusing, dan muntah-muntah setelah mengonsumsi olahan gadung diduga akibat pengolahan gadungnya kurang baik.

“Karena pengolahannya kurang baik, jadi mereka seperti yang mabuk minuman,” ujarnya. (Zainulmukhtar)