Bursa Eropa Bisa Tertekan Penjelasan Trump

Bursa Eropa Bisa Tertekan Penjelasan Trump
Foto: Net

INILAH, London - Bursa saham Eropa ditetapkan untuk memulai di merah pada sesi Rabu (17/7/2019), karena komentar dari Presiden Donald Trump menyalakan kembali ketakutan atas perdagangan.

FTSE 100 Inggris terlihat turun 15 poin pada 7.558. Indeks DAX Jerman turun 14 poin pada 12.411. Indeks CAC Prancis turun 10 poin pada 5.602, menurut data indeks IG seperti mengutip cnbc.com.

Fokus pasar sebagian besar selaras dengan pertengkaran perdagangan AS-Tiongkok. Presiden Trump pada hari Selasa mengatakan bahwa AS dan China masih memiliki "jalan panjang" dalam perdagangan, menambahkan bahwa Washington dapat menampar tarif tambahan US$325 miliar pada barang-barang Cina "jika kita mau."

Komentar Trump muncul setelah kedua negara sepakat untuk tidak meningkatkan ketegangan perdagangan dalam upaya untuk memulai kembali pembicaraan. Washington dan Beijing telah mengenakan tarif impor satu sama lain bernilai miliaran dolar sejak tahun lalu.

Sementara itu, pendapatan juga menjadi fokus bagi investor. Di Eropa, Aker Solutions akan memposting keuangan terbaru, sementara di Amerika Serikat hasil perusahaan akan jatuh tempo, dengan Bank of America, Morgan Stanley, IBM dan Netflix siap melaporkan.

Dalam hal data, penjualan industri Italia, angka inflasi Inggris dan angka inflasi zona euro akan dirilis Rabu pagi.

Di tempat lain, para menteri keuangan dari Kelompok Tujuh (G-7) akan bertemu di Prancis, dengan ketegangan perdagangan AS-Sino, pajak digital Prancis, dan mata uang digital Libra Facebook yang diharapkan ada dalam agenda. (INILAHCOM)