BPJS Kesehatan Kab Bandung Perbaiki 60 Ribu Data Kependudukan

BPJS Kesehatan Kab Bandung Perbaiki 60 Ribu Data Kependudukan
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH,Bandung- Sebanyak 60 ribu data kependudukan yang menjadi peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Bandung harus diperbaiki Kantor BPJS Kesehatan Kantor Cabang Soreang. 

Untuk memperbaikinya, pihak BPJS Kesehatan Cabang Soreang melakukan jemput bola dengan menurunkan mobil pelayanan ke setiap desa.

Direktur Teknologi dan Informasi BPJS Kesehatan pusat, Wahyudin Bagenda mengatakan, kesalahan data kependudukan kerap terjadi pada kepesertaan BPJS Kesehatan.

"Kami menemukan banyak data yang salah, data kependudukan ini harus diperbaiki. Banyak yang muncul di KTP tidak sesuai, ada NIK tapi namanya salah, biasanya di KTP tertera nama pangilan bukan nama aslinya," kata Wahyudin di Desa Cisondari, Rabu (17/7/2019). 

Wahyudin mengatakan, kesalahan data kependudukan tersebut sangat banyak ditemukan sehingga sering bermasalah pada saat akan digunakan. Perbaikan data kependudukan kepesertaan BPJS Kesehatan ini juga secara rutin dilakukan oleh pihaknya.

"Di Kabupaten Bandung cukup banyak sekitar 60 ribu data. Kalau secara nasional ada sekitar 17 juta data yang harus diperbaiki," ujarnya.

Wahyudin melanjutkan  BPJS menargetkan perbaikan data ini selesai di semester ini. Dengan memperhitungkan tantangan yang harus dihadapi di lapangan.

"Hari ini saja kami datangkan mobil customer service disini (Desa Cisondari) untuk menjemput bola langsung ke desa, untuk memperbaiki datanya. Daripada harus jauh-jauh datang ke kantor cabang di Soreang,"ujarnya.

Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Soreang, Fahrurozi menambahkan,  pihaknya baru menyediakan satu unit mobil customer service untuk perbaikan data ini. Mobil ini akan turun ke desa-desa di Kabupaten Bandung secara bergiliran tergantung permintaan dan kesiapan dari setiap desa.

"Setiap desa akan mengkoordinir dan mengkolektif peserta BPJS yang bermasalah terkait data. Dan kami akan memperbaiki perubahan data secara langsung saat itu juga. Maksimal dua hari selesai," katanya.

Sejauh ini rata-rata mobil customer service ini bisa melayani dua desa dalam satu minggu. Dari 2,7 juta kepesertaan BPJS Kesehatan di Kabupaten Bandung ada sekitar 60 ribu data kependudukan yang harus diperbaiki. 

"Kalau di kami ada sekitar 60 ribuan data yang harus diperbaiki, kesalahannya bermacam macam, ada NIK kosong, ada data salah, dan sebagainya itu kami lakukan bertahap," ujarnya. (Rd Dani R Nugraha).

Loading...