HonestDocs: 21% Remaja Indonesia Anut Seks Bebas

HonestDocs: 21% Remaja Indonesia Anut Seks Bebas
Ilustrasi/Net

INILAH, Jakarta- Selama ini, diskusi mengenai topik seks di kalangan masyarakat umum sering dianggap sebagai hal yang tabu. Masyarakat menganggap bahwa topik seks harus dihindari karena merupakan masalah personal rumah tangga masing-masing.

Padahal, kurangnya edukasi tentang seks dan hubungan intim menjadi salah satu penyebab dari tingginya angka penyakit menular seksual, kasus kehamilan di luar nikah, hingga efek psikologis lainnya.

Berdasarkan data dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), pengetahuan remaja tentang Kesehatan Reproduksi Remaja (KKR) baru berkisar di angka 57,1 persen.

Ini berarti, puluhan juta remaja Indonesia masih belum memiliki pengetahuan reproduksi tentang bagaimana cara melindungi diri dari perilaku seksual berisiko, pencegahan kehamilan, atau penyakit menular seksual dan HIV/AIDS.

Untuk mengatasi stigma tabu tersebut, HonestDocs, sebuah platform informasi kesehatan terpercaya, melakukan penelitian nasional yang melibatkan total 6.877 responden dari berbagai usia dan jenis kelamin.

Responden penelitian terdiri dari proporsi responden wanita sebesar 54 persen dan pria sebesar 46 persen, dan dominasi usia di antara 18-34 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola perilaku seksual masyarakat Indonesia, termasuk frekuensi hubungan intim dan masturbasi.