Pedagang di Kab. Bandung Diminta Rutin Kalibrasi Timbangan

Pedagang di Kab. Bandung Diminta Rutin Kalibrasi Timbangan
Ilustrasi/Net

INILAH,Bandung- Dinas Perdagangan dan Industri Kabupaten Bandung mengimbau agar para pedagang rutin melakukan kalibrasi atau tera timbangan. Minimal, setiap enam bulan sekali. 

Dengan rutin melakukan kalibrasi ulang timbangan, maka semua pihak tidak akan dirugikan. "Dengan kalibrasi, maka timbangan menjadi lebih akurat. Jadi pedagang dan konsumen akan sama-sama diuntungkan," kata Sekretaris Dinas Perdagangan dan Industri Kabupaten Bandung Uwais Qorni, di Soreang, Kamis (18/7/2019).

Dikatakan Uwais,  timbangan yang tidak rutin dikalibrasi, berpotensi mengalami kerusakan, baik aus karena sering dipakai, atau ada kotoran yang menempel serta penyebab lainnya. Akibatnya, hasil timbangan yang dihasilkan  kurang akurat sehingga menyebabkan salah satu pihak dirugikan, baik itu konsumen maupun pedagang sendiri.

"Jika tidak dikalibrasi, barang yang ditimbang bisa saja hasilnya kurang atau lebih. Makanya harus rutin dikalibrasi, paling tidak setiap enam bulan," ujarnya.

Uwais menjelaskan,  pedagang yang ingin melakukan kalibrasi, bisa menghubungi UPT Metrologi Cinunuk supaya layanan kalibrasi atau tera ulang bisa dilakukan secara kolektif di tempat terdekat dengan pedagang. Para pedagang pasar bisa menghubungi pengelola pasar untuk memfasilitasi UPT Metrologi melakukan kalibrasi secara masal di pasar. Namun memang, sejauh ini masih banyak pedagang di Kabupaten Bandung yang tidak rutin melakukan kalibrasi timbangannya.

"Yang rutin memang lebih dari 50 persen tapi masih banyak yang tidak rutin karena kurangnya pengetahuan manfaat dari tera ulang," ujarnya.

Pihaknya mengaku secara rutin melakukan sosialisasi tera ulang atau kalibrasi timbangan kepada pedagang terutama yang berada di pasar.(Rd Dani R Nugraha).