Wacana Perluasan Wilayah Bogor, Dua Ade Bertemu

Wacana Perluasan Wilayah Bogor, Dua Ade Bertemu
Pengunjung naik sepeda gantung saat wisata oudoor di atap gedung Pusat Grosir Bogor (PGB), Merdeka, Kota Bogor. (Ilustrasi/Antara Foto)

INILAH, Bogor- Ade Syarif Hidayat bertemu dengan Ade Yasin. Akankah urusan perluasan wilayah Kota Bogor bakal berjalan mulus?

Ade Syarif mengaku bertemu dengan Bupati Bogor, Ade Yasin, Rabu (17/7) malam. Dia tak menyebutkan di mana pertemuan itu terjadi. Yang jelas, salah satu yang disinggung dalam pembicaraan itu adalah menyangkut wacana perluasan Kota Bogor.

“Tadi malam (saya) sudah bertemu dengan Bupati Ade Yasin. Beliau menyatakan belum tahu apa-apa. Ini memang wartawan yang buat isunya, begitu saya menjawab,” kata Ade Syarif, Sekretaris Daerah Kota Bogor itu di Bogor, Kamis (18/7).

Ade Syarif menyebutkan Pemkot Bogor mulai menjajaki komunikasi dengan Pembak Bogor terkait wacana perluasan wilayah itu. Sambil melakukan komunikasi, pihaknya juga melakukan kajian yang dijalankan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor.

Sekda Kota Bogor itu menyebutkan pihak Kabupaten Bogor sudah memberikan sinyal positif. Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin, menyatakan siap berkomunikasi dengan Pemkot Bogor.

“Kami akan segera berkomunikasi dengan Sekda Kabupaten Bogor. Wali Kota Bogor menugaskan saya membuat kajian-kajian dengan tim,” sebut Ade Syarif.

Ade Syarif melanjutkan, perluasan wilayah Kota Bogor sejak dahulu sudah diwacanakan. Dia berharap, seiring pengembangan Kabupaten Bogor wilayah barat dan timur, untuk kotanya bisa disepakati adanya penambahan wilayah.

“Secara regulasi pemerintah, kami belum ada komunikasi yang intens dengan Kabupaten Bogor. Besok lusa kalau sudah ada kajian yang jelas, komunikasi saya dengan Pak Burhan akan dilakukan. Jadi jelas apa manfaat serta tujuan hingga komunikasi terarah,” tambahnya.

Ade menjelaskan, Wali Kota Bogor meminta Bagian Pemerintahan dan Bappeda melakukan kajian. Kajian itu antara lain melingkupi apa yang dibutuhkan, dampak, dan hal lainnya. Dana untuk melakukan kajian itu sudah dianggarkan, meski belum diketahui apakah kajian menggunakan pihak ketiga.

“Oleh kami saja juga bisa. Adanya dukungan dari warga, kami belum mengetahui juga. Saya jadwalkan ketemu dengan Sekda Kabupaten Bogor, mudah-mudahan minggu depanlah,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan soal perluasan wilayah Kota Bogor ini, yang penting kajiannya terlebih dahulu. Karena itu, dirinya enggan berbicara wilayah mana saja yang bisa dimasukan ke Kota Bogor.

“Ya, yang terpenting kajiannya dahulu. Kajian itu dianggarkan di APBD Perubahan,” tegasnya kepada INILAH pada Kamis (18/7). (Rizki Mauludi)