Pasar Bandung Duduki Peringkat Empat Produk Printer Canon

Pasar Bandung Duduki Peringkat Empat Produk Printer Canon
Foto: Doni Ramdhani

INILAH, Bandung - PT Datascrip menilai Bandung sebagai pasar potensial. Untuk pasar printer merek Canon, kota ini berada di peringkat lima besar.

“Bandung ini ada di peringkat keempat penjualan tertinggi. Makanya, kota ini menjadi kota kedua untuk memperkenalkan produk printer Pixma G-series terbaru,” kata Senior Marketing Manager Canon Consumer System Product Division PT Datascrip Marselinus Tjhai di Bandung, Kamis (18/7/2019).

Dia mengakui, untuk produk mesin cetak itu paling tinggi masih ada di Jakarta. Kemudian disusul Surabaya dan Medan di peringkat kedua dan ketiga. Meski enggan menyebutkan angka pastinya, namun dia menambahkan tren di tingkat pasar terhadap produk printer itu semakin tinggi.

Guna memenuhi kebutuhan para konsumen, kini pihaknya meluncurkan varian generasi terbaru Pixma G-series.  Dia menuturkan, produk printer generasi ketiga itu diperuntukkan bagi mereka yang membutuhkan keperluan cetak dalam volume besar.

Terkait strategi bisnis yang akan dilakukan, dia menyebutkan hal itu sesuai dengan target sasaran. Sejak dua tahun terakhir ini, pihaknya ingin memperluas pasar. Kini, pasar perusahaan swasta dan pemerintahan menjadi bidikan. Sebelumnya, produk printer merek ini luas digunakan di rumah-rumah konsumen. 

“Penetrasi di rumah-rumah itu terlihat dari tingginya produk low-end kita yang menjadi produk hero. Sekitar 50% penjualan itu kebanyakan untuk produk low-end,” ujarnya. 

Mengenai inovasi, Marselinus memnyebutkan Canon kin imenghadirkan desain terbaru botol tinta isi ulang built-in. Selain lebih mudah dan cepat mengalir, saluran pada botol terdiri dari dua arah yang mengatur tekanan udara.

“Artinya, sekarang konsumen tidak perlu takut tinta di printer luber. Karena pengisian akan berhenti otomatis setelah mencapai kapasitas maksimum,” tambahnya.

Sleain itu, sebagai distributor pun pihaknya menyediakan jaringan purnajual yang mumpuni. Jaringan itu tersebar di 410 kabupaten/kota se-Indonesia. Keunggulan lain, dia menjamin kini proses perbaikan dilakukan dengna pendekatan one day service.