Samsung Tingkatkan Produktivitas Ekonomi Perempuan

Samsung Tingkatkan Produktivitas Ekonomi Perempuan
Foto: Doni Ramdhani

INILAH, Bandung - Samsung Electronics Co Ltd menunjukkan keberpihakannya terhadap kaum perempuan. Melalui kegiatan CSR, produsen peralatan elektronika asal Negeri Ginseng itu memberikan pelatihan digital kepada 84 perempuan pelaku bisnis.

Vice President Samsung Electronics Indonesia Kanghyun Lee mengatakan, melalui Samsung One Week Program di Indonesia ini merupakan kelanjutan komitmen untuk berkontribusi meningkatkan kualitas kehidupan di seluruh dunia. Program ini membina perempuan pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di area Bandung agar dapat meningkatkan produktivitasnya dengan bantuan teknologi digital. 

“Program ini memberikan pelatihan kepada 84 perempuan pelaku UMKM di Bandung. Mereka diberikan materi pelatihan berupa marketing, entrepreneurship, dan pengambilan foto produk yang digelar di UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) pada 15-19 Juli ini,” kata Lee di Bandung, Kamis (18/7/2019).

Menurutnya, pelatihan digital itu relatif dibutuhkan para pelaku UMKM untuk meningkatkan produktivitasnya. Tak hanya itu, para peserta pun diberi bekal terkait pemasaran digital yang bisa secara mudah dilakukan.

“Samsung ingin membantu perempuan para pelaku UMKM agar dapat mengembangkan usahanya dengan memanfaatkan teknologi serta perangkat yang mereka miliki. Kami menargetkan, perempuan sebagai peserta karena mengapresiasi peran dan usaha mereka dalam mendukung perekenomonian keluarganya,” ucapnya.

Dia menuturkan, berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Badan Pusat Statistik (BPS) 2017 menunjukkan terdapat 68,59% perempuan di Indonesia menggunakan perangkat seluler. Penggunaan internet untuk media sosial oleh perempuan di Indonesia mencapai 79,92% dengan 91,67% responden perempuan mengaksesnya melalui perangkat seluler. 

“Sedangkan, berdasarkan data World Bank terdapat 43% UMKM yang dimiliki perempuan dari keseluruhan UMKM yang ada di Indonesia. Kenyataan ini sebagai kesempatan untuk berkontribusi lebih banyak lagi terhadap kemampuan perempuan pelaku UMKM untuk peningkatan pengetahuan dan kemampuan menggunakan teknologi digital,” ujar Lee.
Sementara itu, Rektor UPI Prof Dr Asep Kadarohman merespons positif atas aksi sosial Samsung tersebut. Dia mengatakan, produsen asal Korea Selatan itu mempunyai peranan penting dalam era digital yang berkembang saat ini.

“Kita support penuh kegiatan Samsung ini di dalam kampus. Ini sejalan dengan kurikulum kewirausahaan yang kita terapkan kepada sleuruh mahasiswa UPI,” katanya.