Di Garut, Golkar-Gerindra Sama-sama Dapat 8 Kursi

Di Garut, Golkar-Gerindra Sama-sama Dapat 8 Kursi
ilustrasi/zainulmukhtar

INILAH, Garut- Dari 16 partai peserta Pemilu 2019 di Kabupaten Garut, sebanyak 6 partai tak mendapatkan kursi, dan sebanyak 3 partai kehilangan kursi.

Partai tak mendapatkan kursi yakni Partai Gerakan Perubahan Indonesia, Partai Berkarya, Partai Persatuan Indonesia, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Bulan Bintang, serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia.

Sedangkan partai kehilangan kursi yakni PDIP kehilangan 1 kursi dari semula 6 kursi menjadi 5 kursi (102.242 suara), Nasdem kehilangan 1 kursi dari semula sebanyak 2 kursi menjadi hanya 1 kursi (51.920 suara), dan Hanura kehilangan 4 kursi dari semula sebanyak 5 kursi menjadi hanya 1 kursi (40.176 suara).

Hal itu diketahui pada Rapat Pleno Penghitungan Kursi Partai Politik dan Penetapan Calon Terpilih Anggota DPRD Kabupaten Garut Periode 2019-2024 di Fave Hotel Jalan Cimanuk 303 Garut, Sabtu (20/7/2019).

Berbanding terbalik dengan Hanura yang kehilangan 4 kusi,  perolehan kursi Gerindra justeru melejit dari semula 4 kursi menjadi 8 kursi, menyamai  jumlah kursi diperoleh Golkar yang juga pemenang Pemilu Legislatif 2014.

Akan tetapi peluang Gerindra merebut posisi Ketua DPRD Garut terganjal karena total jumlah perolehan suara Golkar lebih banyak. Pada Pemilu 2019, Gerindra mendapatkan sebanyak  216.187 suara, berselisih sebanyak 10.486 suara dari total perolehan suara Golkar sebanyak 226.673 suara.

Selain Gerindra, partai yang juga mendapat tambahan kursi yakni PKB dari semula 5 kursi menjadi 6 kursi (149.307 suara), dan PKS dari semula 4 kursi menjadi 5 kursi (136.945 suara).  

Kendati terdapat partai kehilangan kursi, secara keseluruhan, jumlah partai peserta pemilu yang memiliki keterwakilan di DPRD Garut untuk periode 2019-2024 dari hasil Pemilu 2019 itu tak berubah dari hasil Pemilu 2014 yakni sebanyak sepuluh partai.

Kesepuluh partai mendapatkan kursi dari total sebanyak 50 kursi DPRD Garut tersebut yaitu Golkar, Gerindra, PPP, PKB, PKS, Demokrat, PAN, PKS, PDIP, Nasdem, dan Hanura.

“Sesuai ketentuan, untuk posisi ketua itu menjadi hak partai yang mendapatkan suara terbanyak,” kata Ketua KPU Garut Junaidin Basri.(Zainulmukhtar)

 

Loading...