Bidan Dimaksimalkan Tekan Kematian Ibu dan Bayi

Bidan Dimaksimalkan Tekan Kematian Ibu dan Bayi
Foto: Net

INILAH, Karawang – Angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Karawang masih cukup tinggi. Data terbaru, kasus AKI di mencapai 307 kasus dari 100 ribu kelahiran hidup. Sedangkan AKB mencapai 34 kasus dari 1.000 kelahiran hidup.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengatakan, perlu kerja keras dari semua pihak guna meminimalisasi kasus AKI dan AKB. Salah satunya memperkuat peran bidan.

“Bidan menjadi ujung tombak kesehatan masyarakat di tingkat desa. Perannya akan kami maksimalkan supaya bisa menekan AKI AKB,” ujar Cellica kepada wartawan, Senin (22/7).

Menurut dia, banyak faktor yang menyebabkan kasus AKI dan AKB masih cukup tinggi. Salah satunya akibat preeklamsia yang menyebabkan kehamilan komplikasi.

“Target kami, AKI dan AKB menurun 25 persen dari data yang ada saat ini,” jelasnya.

Cellica mengatakan, bidan merupakan profesi yang sangat mulia. Apalagi para bidan di Karawang ini memiliki peran besar dalam menekan AKI dan AKB. Para bidan dituntut berinovasi guna menggulirkan program untuk menekan AKI dan AKB tersebut. 

Sebenarnya, dia menambahkan, di tahun ini Karawang sudah mampu menurunkan kasus AKI dan AKB. Bahkan Karawang menjadi salah satu daerah terbaik dalam mencegah kasus tersebut. Hal ini berkat kerja keras semua pihak, termasuk para bidan.

“Kami akan terus bekerja keras supaya bisa meminimalisasi kasus AKI AKB ini,” pungkasnya. (Asep Mulyana)

Loading...