Dinkes Cianjur Catat 767 Kasus Baru ODGJ dan Pasung

Dinkes Cianjur Catat 767 Kasus Baru ODGJ dan Pasung
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH, Cianjur-  Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur, Jawa Barat, mencatat 767 kasus baru Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayah tersebut, 85 orang diantaranya merupakan ODGJ pasung.

Kepala Dinkes Cianjur, Tresna Gumilar di Cianjur, Senin, mengatakan untuk jumlah ODGJ yang telah ditangani dan diobati Pemkab Cianjur melalui dinkes hingga 2019 tercatat 1.416 orang.

"Seribu lebih itu yang sudah ditangani sedangkan kasus baru ODGJ yang akan ditangani sebanyak 767 orang, tersebar di sejumlah wilayah di Cianjur," ujarnya.

Sedangkan dari total ODGJ yang telah ditangani, 83 orang diantaranya merupakan ODGJ pasung yang telah dibebaskan dan mendapat pengobatan secara intensif.

"Satu hari ini (Senin), kami akan membebaskan dua orang ODGJ pasung di Kecamatan Naringgul. Jumlah ODGJ ataupun yang dipasung kemungkinan akan bertambah," sebutnya.

Menurutnya, Cianjur tahun depan bebas ODGJ pasung.

"Langkah yang dilakukan Plt Bupati Cianjur, akan mempermudah dinkes melakukan penanganan dan pengobatan terkait ODGJ dan pasung. Sehingga target Cianjur bebas pasung dapat terealisasi," jelasnya.

Saat ini, tambah dia pihaknya masih menunggu laporan dari setiap kecamatan, meskipun sebagian laporan sudah ada dan masih diproses. Setiap keluarga dari pasien ODGJ yang tidak mampu akan dibantu pembiayaannya oleh pemerintah.

"Kami akan menjamin pembiayaan untuk yang tidak mampu guna mensukseskan program tersebut. Kami berharap peran aktif Dinas Sosial dioptimalkan setelah penanganan dan pengobatan," katanya.

Setelah mendapat penanganan pihaknya berharap pembinaan hingga penerimaan sosial di masyarakat atau lingkungan rumah dapat menjamin agar kehidupan ODGJ dapat normal kembali. (Antara)