PLN Siap Dukung Balapan Mobil Listrik di Jakarta

PLN Siap Dukung Balapan Mobil Listrik di Jakarta
Foto: Net

INILAH, Jakarta - Jakarta akan menjadi salah satu tuan rumah turnamen Formula E atau mobil listrik internasional tahun 2020 mendatang.

Hal ini berdasar hasil pertemuan dengan petinggi penyelenggara Formula E di New York, Amerika Serikat.

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya menyatakan, mendukung penuh penyelenggaraan balapan Formula E di Jakarta. Apalagi ketersediaan dan jaringan listrik di Jakarta yang handal bisa menyokong turnamen balap mobil listrik tersebut.

"Formula E 2020 ini menarik seperti Asian Games tahun lalu. Saya kira enggak ada masalah, kami siap karena jaringannya kuat sekali tidak ada yang perlu diragukan, persiapannya tidak pelu ruwet," kata General Manager PLN UID Jakarta Raya Ikhsan Asaad di Jakarta, Senin (22/7/2019).

Dia merinci, kehandalan pasokan sistem kelistrikan Jakarta berlapis yang terdiri dari delapan subsistem. Nah, bila terjadi gangguan pada salah satu jaringan maka akan dipasok daya dari jaringan lain.

Adapun delapan subsistem itu yakni Balaraja 3 dan 4 Lontar 1.540 MW. Kembangan 1 360 MW, Priok Bekasi 2-4 Cawang 1 2.460 MW, Bekasi 1-3 Cibinong 3 1.080 MW, Cibinong 1,2 Salak Pratu 1.620 MW, Cawang 2&3 Depok 1-2 1.440 MW, Gandul 2-4 20 MW, Muara Karang Andul 1-2 Kembangan 2.270 MW.

"Jakarta adalah kota yang paling kuat jaringan (listrik)," kata dia.

Menurut dia, dukungan gelaran Formula E lantaran sejalan dengan program shifting the lifesytle. Artiannya mengedukasi masyarakat untuk perlahan meninggalkan energi fosil.

Sebagai contoh pergeseran moda transportasi umum dan kendaraan pribadi menggunakan energi listrik. Kemudian peralihan kompor konvensional menjadi kompor induksi.

"Kalau ini sudah banyak di Jakarta bisa membantu mengurangi impor bbm dan membuat langit biru Jakarta," ujarnya.

Jakarta menjadi tuan rumah ajang Formula E disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beberapa waktu lalu. Formula E merupakan kendaraan yang menyerupai Formula 1.

Hanya saja yang membedakan mesin Formula E menggunakan tenaga listrik. Kejuaraan balapan kendaraan listrik itu kali pertama berlangsung di Beijing, Tiongkok pada 2014 silam.

Namun Ikhsan belum bisa membeberkan lebih lanjut seperti apa persiapan yang dilakukan dalam mendukung program tersebut.

Pasalnya masih dalam pembahasan dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hanya saja dia memperkirakan perhelatan Formula E meningkatkan konsumsi listrik bisa meningkat hingga 50 MW. (INILAHCOM)