Jelang Kurban, Distan Kabupaten Bandung Latih 120 Orang DKM

Jelang Kurban, Distan Kabupaten Bandung Latih 120 Orang DKM
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Tisna Umaran. (Net)

INILAH, Soreang - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bandung melatih 120 orang Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang ada di 31 kecamatan.

Pelatihan diberikan pada para DKM yang biasa menyelenggarakan ibadah kurban ini agar mereka memahami persyaratan hewan kurban secara syariat Islam, sisi kesehatan dan juga tata cara penyembelihan hewan.

"Tahun ini , 120 orang yang ikut pelatihan, kalau ditotal sama yang sudah ikut beberapa tahun sebelumnya ya ada 345 orang," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Tisna Umaran, Selasa (23/7/2019).

Menurut Tisna, para peserta mendapatkan materi pelatihan mengenai persyaratan hewan kurban secara syariat, kemudian kesehatan hewan dan juga tata cara penyembelihan yang benar.

Selain pelatihan, pada pekan depan pun pihaknya akan melepas tim petugas hewan kurban untuk mendata kesehatan hewan kurban yang dijual pedagang.

"Petugas yang diterjunkan 150 orang sama post mortem (pas penyembelihan). Nanti hewan yang dijual pedagang ini sehat dan memenuhi syariat atau tidak. Terus hewan yang dijualnya itu ada surat izin dari daerah asalnya atau tidak.  Kemudian tim juga akan mengecek hewan kurban setelah disembelih apa ada penyakit cacing hati atau tidak," ujarnya.

Menurut Tisna, stok hewan kurban di Kabupaten Bandung terbilang banyak. Pihaknya hanya memastikan peredaran lalu lintas hewan kurban sudah disertai keterangan sehat hewan.

Bagi masyarakat yang hendak memilih hewan kurban. Maka yang bisa dilakukan adalah memastikan hewan kurban sudah mendapatkan label kesehatan dari Dinas Pertanian sehingga hewan sudah layak secara kesehatan dan syariat.

Tisna menambahkan, diperkirakan persentase hewan kurban tahun ini akan mengalami kenaikan antara 7-10 persen. Begitu juga dengan harga jual pun kenaikannya tidak akan jauh berbeda.

Sedangkan asal hewan kurban sapi, domba dan kambing yang biasa dijual oleh para pedagang di Kabupaten Bandung berasal dari berbagai daerah, seperti dari Jawa, Bali, beberapa daerah di Jawa Barat dan juga impor dari luar negeri.

"Kalau harga sekarang timbang hidup itu sekitar Rp50 ribu per kilogram, biasanya kalau sudah dekat hari H suka ada kenaikan lagi. Hewan kurban yang dijual di sini dipastikan aman terbebas dari berbagai penyakit, seperti Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) dan juga Antraks," pungkasnya. (Dani Nugraha)

Loading...