Jelang Idul Adha, Dispangtan Cimahi Sisir Penjual Hewan

Jelang Idul Adha, Dispangtan Cimahi Sisir Penjual Hewan
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH, Cimahi- Jelang Idul Adha atau Hari Raya Qurban 1440 Hijriyah, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi menargetkan 3.000 hewan qurban diperiksa. Dispangtan pun menerjunkan 27 petugas yang disebar di 15 kelurahan di Cimahi. 

Kasi Peternakan Dispangtan Kota Cimahi Retno Wulan mengatakan, ada dua tahapan pemeriksaan terhadap hewan qurban, pertama pemeriksaan ke penjual dan ante mortem (sebelum disembelih) akan dilaksanakan tanggal 2-10 Agustus. Sementara pemeriksaan post mortem (setelah disembelih) akan dilaksanakan 11-13 Agustus.

"Target kita tiga ribu hewan kurban. Kita siapkan 27 petugas yang disebar di 15 kelurahan se-Kota Cimahi," katanya saat dihubungi belum lama ini.

Ia menjelaskan, sistem pemeriksaan petugas lapangan bakal menyasar setiap pedagang hewan, dengan cara memeriksa kesehatan dan umur hewan. Lantaran hewan yang sehat dan cukup umur itu masuk syarat sahnya berkurban, dan nanti akan diberi label.

Di samping itu, saat pemeriksaan para petugas juga bakal  mengingatkan agar sapi betina produktif tidak dijual apalagi sampai disembelih. Sebab dikhawatirkan dapat mempengaruhi produksi dan populasi ternak.

Berdasarkan data pemeriksaan hewan tahun sebelumnya, ada 2.021 ekor hewan kurban yang diperiksa. Rinciannya, 1.473 ekor domba dan 548 ekor sapi. Hasilnya, petugas menemukan 60 ekor domba dan 23 ekor sapi yang belum cukup umur.

Sedangkan dari segi kesehatan, petugas juga menemukan 15 ekor hewan kurban yang sakit. Seperti 11 ekor domba yang terkena pink eye, 2 ekor sapi terkena pink eye serta 2 ekor domba terkena orf. 

"Sehingga tahun lalu hanya 1.923 ekor yang mendapatkan tanda sehat," ujarnya.

Sedangkan berdasarkan pemeriksaan ante mortem atau 12 jam sebelum disembelih, petugas berhasil menyasar 2. 053 ekor hewan kurban. Rinciannya, 941 sapi dan 1.191 domba serta 21 kambing. Hasilnya, ditemukan 71 ekor sapi, 215 domba dan 8 kambing yang belum cukup umur. Yang sakit domba pink eye 14 ekor, domba orf.

"Kalau lihat dari tahun sebelumnya, kebanyakan hewan berasal dari luar Cimahi. Ada juga dari peternak Cimahi, kebanyakan domba," tambahnya.

Selain pemeriksaan hewan kurban, Dispangtan Kota Cimahi juga akan memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) terhadap para tenaga penyembelih. Rencananya, Bimtek akan dilaksanakan 30 Juli mendatang dengan sasaran anggota DKM yang jumlahnya mencapai 50 orang.

Loading...