KNPI Diharap Jadi Motor Koperasi Pemuda

KNPI Diharap Jadi Motor Koperasi Pemuda
(Istimewa)

INILAH, Jakarta - Merayakan hari jadinya yang ke-46, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) melakukan terobosan dengan membuat Koperasi Nasional Pemuda Indonesia.

Dekopin dan ekonom mengapresiasi inovasi ini. Diharapkan, koperasi ini memicu pemuda untuk mengembangkam lagi koperasi di Tanah Air. Gagasan koperasi ini sendiri dikeluarkan oleh Bendahara Umum (Bendum) Komite Nasional Pemuda Indonesia, Reza Eka Pahlevi beserta dengan tim nya.

"Pertama kali dalam sejarah KNPI berdiri kita membentuk Koperasi Nasional Pemuda Indonesia. Kita Launching Koperasi tersebut sekaligus kita launching aplikasi untuk mendukung kegiatan koperasi tersebut," ujar Reza, Jakarta, Rabu (24/7/2019).

Di aplikasi tersebut nanti semua anggota bisa bertransaksi membeli pulsa, tiket pesawat, tiket kereta, hotel dan sebagainya. Menurutnya, ini terobosan di organisasi KNPI, bahkan bisa dibilang belum pernah ada sebelumnya.

"Kebetulan kita kan pengurus baru, kita mencoba untuk membikin terobosan - terobosan yang bisa berdampak positif untuk kepemudaan, gerakan kita silent, tetapi hasil," katanya,

Terhadap terobosan ini, Wakil ketua bidang advokasi dan luar negeri Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Nachrowi Ramli mengapresiasi aplikasi koperasi bentukan KNPI itu. Bahkan, Nachrowi merasa gembira karena koperasi sedang bergeliat. "Kalau KNPI mendirikan koperasi pemuda, segera mendekat ke Dekopin. Kita membina dan kita buka jalur," katanya.

Dia melanjutkan, Dekopin merupakan anggota aliansi koperasi internasional anggotanya hampir 100 negara. "Kita Buka jalurnya. Saya kebetulan wakil ketua bidang advokasi dan luar negeri. kalau ada temen-teman pemuda kita welcome sekali. Kita bisa ajak ke luar negeri mungkin sebagai peninjau dulu. Sudah waktunya yang muda bergerak dan yang tua meletakan jabatan," tuturnya.

Selain itu, dia menilai koperasi yang ada di Indonesia saat ini sudah bagus berkat Presiden Jokowi dan para menterinya. Namun, kata dia, memang sekarang tahapan strukturisasi, revitalisasi antara lain sedang penilaian. Kalau koperasi tidak sesuai aturan, tidak jelas akan ditutup.

Di kesempatan terpisah, peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Eko Listiyanto juga menyambut positif aplikasi koperasi buatan KNPI. Dia berharap aplikasi itu upaya inovasi baik ke arah pelayanan untuk mendekatkan koperasi ke generasi muda atau milenial. "Positif saja untuk bisa menembangkan pendekatan koperasi di era digital. Tidak hanya koperasi, lembaga keuangan juga harus begitu. Ini positif," katanya.

Dia melanjutkan, aspek koperasi yang membedakan yaitu hasil keuntungannya kembali ke anggotanya. Kalau aplikasi itu bisa berjalan, diharapkan juga menjadi trobosan baru untuk mengenalkan pemuda di usia milenial dalam sistem eknomi yang baru.

Menyoal potensi ekonomi, Reza juga menuturkan dirinya melihat potensi-potensi yang ada di anggota-anggota KNPI sehingga dibutuhkan sebuah wadah untuk mengakomodir.

"Saya ingin seluruh pengurus KNPI yang ada keinginan untuk maju, yang ingin mendapatkan penghasilan lebih dapat kita akomodir. Caranya ya perlu ada wadah, koperasi adalah wadah yang paling tepatlah saat ini," tutur Reza yang juga didaulat sebagai Ketua Koperasi Nasional Pemuda KNPI ini.

Reza menjelaskan membentuk koperasi ini kurang lebih sebulan dan tidak ada hambatan berarti karena semua pihak mendukung. Reza juga menambahkan bahwa di aplikasi ini nanti nya akan di infokan berbagai agenda kegiatan KNPI.

"Insya Allah harga kita di aplikasi ini lebih murah dari pada harga di market, tiket pesawatnya lebih murah nanti. Benefit untuk Koperasi tentu saja anggota akan merasakan margin yang didapat dari penjualan-penjualan tersebut," imbuhnya.

Namun, untuk sekarang memang baru internal yang bisa mengaksesnya. Tetapi sebenarnya prinsip koperasi ini terbuka, nanti semuanya bisa menjadi anggota.

"Kedepannya yang ingin menjadi anggota Koperasi, dapat mendaftar langsung melalui aplikasi tersebut, anytime anywhere. Mimpi nya dampak Koperasi ini dapat dirasakan ke seluruh elemen pemuda," pungkas Reza.

Sementara itu, di kesempatan yang sama Sekretaris Koperasi Nasional Pemuda Indonesia KNPI Luqman Saifudin menyatakan dukungan terhadap yang dilakukan Reza.

"Untuk kemandirian Pemuda salah satunya lewat Koperasi. Saya mensupport sekali terobosan dari mas Reza, belum adalah gerakan Pemuda yang mendekatkan lagi ke Koperasi. Visi ke depannya luar biasa," katanya.

Reza pun didaulat menjadi Ketua Koperasi Nasional Pemuda Indonesia, Lukman Saifuddin sebagai Sekretaris dan Bendahara, Panca Aditya. Pendirian koperasi ini bertepatan dengan perayaan ulang tahun DPP KNPI ke-46. (Inilah.com)