Buron 21 Hari, MH Diciduk Tim Pidsus Kejari Bogor

Buron 21 Hari, MH Diciduk Tim Pidsus Kejari Bogor
Tim Kejari Bersama Kepala Desa Gunung Sindur di Rumah MH. (Foto: Rizki Mauludi)

INILAH, Bogor- Setelah buron selama 21 hari, tersangka kasus dugaan Korupsi dana hibah Pilwalkot di KPUD Kota Bogor, Mar Hendro (MH) akhirnya ditangkap tim Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor. 

Seperti diketahui MH dijadikan Daftar Pencarian Orang (DPO) setelah tiga kali tidak memenuhi panggilan Kejari Kota Bogor.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kota Bogor, Rade Satya P mengatakan, MH ditangkap di kediamannya di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor pada tanggal 25 Juli 2019 pukul 14.00 WIB. Dia tiba di Kejaksaan Negeri Kota Bogor pukul 16.10 WIB dengan tangan di borgol. 

"Iya (MH), kini sedang dalam pemeriksaan," ujar Rade kepada wartawan.

Rade melanjutkan, saat ditangkap MH berada didalam rumah, saat pemanggilan MH mengaku tengah sakit sehingga tidak bisa memenuhi panggilan Kejari Kota Bogor.

"Setela ditangkap, rumah MH di Gunung Sindur kami sita dengan langsung dipasang plangnya," tambahnya.

Seperti diketahui, MH sendiri ditetapkan tersangka pada tanggal 21 Juni 2019. Selama itu MH beberapa dipanggil namun markir hingga akhirnya dijadikan DPO oleh kejaksaan Negeri Kota Bogor pada tanggal 4 Juli 2019.

Sebelum MH ditangkap, satu tersangka lain kasus dugaan Korupsi dana hibah Pilwalkot di KPUD Kota Bogor berinisial HA sudah dititipkan oleh Kejari Kota Bogor ke Lapas Paledang kelas II A Paledang Kota Bogor. (Rizki Mauludi)

Loading...