Pendidikan Lingkungan Hidup Jadi Program Prioritas bagi Siswa SMA

Pendidikan Lingkungan Hidup Jadi Program Prioritas bagi Siswa SMA
Ilustrasi (Istimewa)

INILAH, Bandung - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dewi Sartika menegaskan, pendidikan lingkungan hidup akan menjadi program prioritas untuk diperkenalkan kepada siswa di sekolah menengah atas (SMA).

Seperti halnya pendidikan korupsi, pendidikan lingkungan hidup juga akan diaplikasikan sebagai muatan lokal dan disisipkan dalam setiap mata pelajaran.

Diharapkan, dengan penanaman pendidikan lingkungan hidup, misi melahirkan sekolah berwawasan lingkungan bisa terwujud.

“Siswa akan selalu bersentuhan dengan program ini ketika berada dalam lingkungan sekolah. Jadi, pendidikan lingkungan hidup sudah terintegrasi dalam program sekolah,” ujar Kadisdik usai menghadiri peringatan World Enviroment Day (Hari Lingkungan Hidup Sedunia) bertema "Biru Langitku, Hijau Bumiku", di Halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro No 22, Kota Bandung, beberapa waktu lalu. 

Kadisdik berharap, program ini menjadi pembiasaan bagi para siswa dalam bersentuhan langsung dengan lingkungan hidup.

Ke depan, perilaku siswa harus lebih berkembang, bisa lebih saling menghargai, mencintai, dan memelihara lingkungan hidup dalam aktivitas keseharian.

"Demi kelancaran penerapan program ini, seluruh pihak sekolah, mulai dari guru hingga peserta didik harus terlibat langsung. Tujuannya, agar lingkungan yang sehat bisa tercipta dengan baik di sekolah," imbaunya.

Selain itu, lanjut Kadisdik, program ini pun dikembangkan untuk melihat tingkat kepedulian siswa terhadap lingkungan. Oleh karena itu, sistem yang dibangun harus dapat melibatkan berbagai unsur sehingga program ini dirasakan menjadi milik seluruh warga sekolah. (sur)