Ada PL di Bawah Umur, Tempat Karaoke Digerebek

Ada PL di Bawah Umur, Tempat Karaoke Digerebek
Foto: Net

INILAH, Tuban - Petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tuban bersama dengan Polisi dan juga TNI serta Badan Narkotika Nasional (BNNK) melakukan razia sejumlah tempat karaoke liar yang berada di wilayah setempat.

Dalam razia gabungan itu, petugas melakukan penggrebekan tempat karaoke liar yang tidak memiliki izin operasi yang berada di Desa Pekuwon, Kecamatan Rengel. Karaoke liar di pinggiran wilayah Tuban itu ternyata juga memyediakan pemandu lagu (PL) yang masih di bawah umur.

Data yang dihimpun, Senin (29/7/2019), karaoke liar yang ditertibkan oleh Satpol PP Tuban itu diketahui milik Sunardi (70), warga Desa Pekuwon, Kecamatan Rengel, Tuban. Pelaku diduga sudah lama miliki usaha karaoke liar dengan modus warung tersebut.

"Kami mendapatkan laporan dari masyarakat terkait ada karaoke ilegal itu. Kemudian tim gabungan langsung bergerak melakukan razia," kata Kasatpol PP Kabupaten Tuban Heri Muharwanto.

Puluhan petugas gabungan yang datang di lokasi mendapati bahwa karaoke milik Sunardi itu sedang berdapat aktivitas. Tak hanya itu, terdapat juga dua gadis pemandu lagu di lokasi karaoke itu yang satu masih di bawah umur.

"Saat dilakukan penertiban karaoke dalam keadaan buka. Dari situ kemudian ditemukan juga adanya dua orang pemandu lagu dan salah satunya masih berumur 15 tahun," tambahnya.

Pemandu lagu yang masih di bawah 17 tahun yang diamankan dari karaoke liar itu berinisial MFA (15), asal Kabupaten Bojonegoro. Dan satu pemandu lainnya adalah Ida (33), warga Kabupaten Tuban.

"Dua pemandu lagu kemudian kita amankan ke kantor Satpol PP untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu pemiliknya juga diamankan untuk proses penindakan," papar Heri Muharwanto.

Selain mendapati dua pemandu lagu, dari tempat karaoke liar yang berada di pinggir sawah itu petugas gabungan juga mengamankan sejumlah barang bukti untuk bisnis karaoke liar itu dan juga minuman keras. Diantaranya adalah televisi, sound sistem, amplifier, DVD, serta beberapa barang bukti berupa miras kemasan botol. [beritajatim]

Loading...