Malangnya Persib di Malang, Bus Mogok Hingga Teror Penonton

Malangnya Persib di Malang, Bus Mogok Hingga Teror Penonton

INILAH, Malang - Perjalanan Persib Bandung untuk menjalani laga tandang di markas Arema FC kerap menemui kendala. Dari mulai bus mogok hingga teror dari suporter tuan rumah, yakni Aremania. 

Pertama, skuat tim berjulukan Maung Bandung ini harus terjebak di jalan tol menuju Malang setelah bus yang ditumpangi mogok karena radiator dan mesin mengalami overheat. 

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts pun langsung mengabadikan kejadian tersebut melalui video dan diunggah di akun media sosial Instagramnya, @robertrenealberts.

"Kami sedang dalam perjalanan ke Malang untuk laga kontra Arema. Tetapi, di Indonesia, Anda harus memperhitungkan semuanya. Sekarang, kami terjebak di jalan tol karena bus tidak dalam keadaan yang baik," ujar Alberts dalam video itu.

"Kami benar-benar berada di jalan tol dan mesin bus kami sangat panas dan sekarang tidak ada air," katanya melanjutkan.

"Jadi, apakah pertandingan ditunda? Tidak. Jika kami harus berjalan ke Malang, kami akan berjalan. Tidak ada yang bisa menghentikan kami ke Arema," tambahnya. 

Setelah sampai di Malang, Persib malah mendapatkan teror dari oknum suporter tim tuan rumah. Teror yang dilakukan suporter Arema FC itu terjadi pada Senin (29/07/19) sore, beberapa saat setelah para pemain Persib melakukan official training (OT) di Stadion Kanjuruhan.

Seperti dalam sebuah video yang beredar di akun twitter dan instagram, bus yang mengangkut rombongan Persib mendapat teror, seperti meneriaki kata-kata tidak pantas dan menyalakan petasan dan kembang api kearah bus. 

Tak sampai disitu, teror itu berlanjut. Kini oknum suporter Arema mendatangani Hotel Savana, tempat para pemain Persib menginap. Robert Rene Alberts pun kembali mengunggah video kejadian itu di akun instagramnya. 

"02.50 di Malang, tanpa polisi. Mari nikmati sepak bola. Sepak bola untuk dinikmati," tulis Robert.(Muhammad Ginanjar)
 

Loading...