Akhirnya, PDIP Merapat ke Bima Arya

Akhirnya, PDIP Merapat ke Bima Arya
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Pengurus baru Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kota Bogor melakukan silaturahmi ke Balai Kota Bogor untuk bertemu langsung Wali Kota Bima Arya, Selasa (30/7/2019) sore WIB. 

PDIP akan mendukung Bima Arya dalam memimpin Kota Bogor di periode kedua. Selain itu, PDIP juga siap menjadi mitra strategis Bima Arya di Kota Bogor.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor Dadang I Danubrata mengatakan, pertemuan kali ini lebih ditekankan kepada perkenalan pengurus PDIP kepada orang nomor 1 di Bogor.

"Kami juga menyampaikan agenda-agenda ke depan bisa kami laksanakan bersama. Tadi ternyata menyampaikan bahwa beliau punya agenda yang lebih jauh lagi untuk menjaga 2024 agar NKRI dan Pancasila di Kota Bogor khususnya juga di Indonesia. Sehingga kami sebagai partai nasionalis pasti akan menjadi support semua program-program dari Wali Kota Bogor," ungkap Dadang usai pertemuan.

Dadang melanjutkan, dirinya akan tetap menjadi mitra strategis dari Wali Kota Bogor. "Alhamdulilah kami membuka lembaran baru, membuka komunikasi baru dan banyak hal yang kami sepakati bersama kedepan. Mudah-mudahan ini sebagai langkah awal yang baik, intinya kami ingin kerjasama antara kedua pihak diperjuangkan untuk Wali Kota bisa berjalan terus kedepannya. Kami juga mengajak partai-partai pendukung Wali Kota Bogor waktu Pilkada, untuk bekerja sama juga dengan kami tadi untuk mengawal kebijakan-kebijakan wali kota yang butuh persetujuan dari pada dewan," bebernya.

Dadang menegaskan, karena dirinya saat ini terpilih menjadi anggota DPRD Kota Bogor sehingga ada di dalam, jadi dirinya bisa mengawal langsung kebijakan-kebijakan partai. 

"Minimal bisa diselaraskan lah dengan kebijakan yang dibuat oleh pak wali," tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, dirinya menerima silaturahmi pengurus baru di DPC PDI Perjuangan, sehingga dirinya apresiasi karena teman-teman DPC PDI Perjuangan hadir mengenalkan diri. Kemudian banyak kesepakatan dari pertemuan karena disatukan oleh semangat NKRI.

"Jadi ini PR kami bersama-sama, akan membangun banyak sekali komunikasi-komunikasi baik ditingkat pimpinan wali kota dengan ketua DPC maupun dengan teman-teman fraksi di DPRD," tutur Bima.

Bima melanjutkan, kesepakatan diantaranya
Intuk memastikan dua hal, pertama tegaknya NKRI, Undang-undang 1945, Pancasila dan bhineka tunggal ika. Yang kedua program-program harus prorakyat.

"Saya meminta temen-temen PDI Perjuangan untuk mengawal terus, agar semua program pemerintah ini tepat sasaran dan prorakyat. Ya, kalau ada yang tidak pas, tolong dikritisi juga diawasi oleh teman-teman PDI Perjuangan. Kami tidak berbicara isu-isu politik yang kecil, kita berbicara agenda besar tentang kebangsaan. Bicara program-program, bicara kerakyatan," tegasnya.

Bima menekankan, dirinya ingin, lima tahun kedepan disupport PDI Perjuangan, dirinya juga ingin bersama-sama dengan PDI Perjuangan. Karena dipusat pun masih ada kemungkinan PAN akan bergabung atau tidak bergabung. 

"Ya, di Bogor hubungan kita harus baik, kita hormati partai PDI Perjuangan. Semua berhak maju, semua punya hak untuk maju," pungkasnya. (Rizki Mauludi)
 

Loading...