MH Digarap Penyidik Pidsus, 'Teriakannya' Belum Terbukti

MH Digarap Penyidik Pidsus, 'Teriakannya' Belum Terbukti
(Foto: Rizki Mauludi)

INILAH, Bogor- Tersangka kasus dugaan korupsi proyek fiktif Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bogor, Mar Hendro (MH) diperiksa penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor.

MH diperiksa terkait 'teriakannya' soal beberapa pihak yang terlibat. Mulai dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pengguna Anggaran (PA) dan "Panglima". Sayangnya, apa yang dikatakan MH belum bisa dibuktikan.

Kuasa Hukum MH, Nur Bhakti mengatakan dikarenakan kesibukan dan kondisi kesehatan MH mangkir dari panggilan Kejari Kota Bogor.
 
"Seperti itu keterangan MH saat dipanggil ke Kejari Kota Bogor tadi. Perihal benar atau salahnya dia sakit, saya tidak mengetahui," ungkap pria yang akrab disapa Bekti di Kejari Kota Bogor pada Selasa (30/7/2019) malam.

Bekti melanjutkan, sejauh ini MH masih terbuka dengan keterangannya, perihal MH tidak masuk kerja juga belum jelas sebabnya dikarenakan apa. 

"Mungkin dia tidak boleh masuk atau gimana, apakah sanksi dari atasan. Kami belum mengetahui. Atau mungkin juga dia dibawah tekanan," tambahnya.

Bekti menjelaskan, saat pemeriksaan MH mengeluarkan pernyataan ada orang lain yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek fiktip KPUD Kota Bogor ini, keterkaitan atasan juga bawahan dari atasannya.

"Ada orang lain ya, dia hanya bilang atasan dan bawahan. Dan atasan yang memegang kebijakan-kebijakan, tetapi hanya pernyataan saja, tanpa bukti. Itu eggak bisa dibuktikan, tidak ada bukti yang mendukung. Karena hal itu kebijakan lisan-lisan saja, kalau untuk untuk pakta persidangan mungkin nanti kita lihat bagaimana. Ini kan, kita butuh butuh bukti formal tentang SK yang dia menyatakan perintah. Katanya MH itu tidak bisa dibuktikan, mungkin Insya Allah itu bisa dilihat materinya nanti di persidangan," bebernya.

Saat ditanya apakah ada saksi yang bisa meringankan MH, Bekti mengatakan, sudah menyediakan saksi dan orangnya sudah ditunjuk MH identitasnya.

"Ya, itu udah bilang ada. Hanya mungkin MH masih mencari-cari apa mau atau tidak saksi itu memberikan keterangan nanti," ujarnya.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Kota Bogor Rade Satya Parsaoran mengatakan, MH tadi tiba di Kejari Kota Bogor pukul 10.00 WIB, pemeriksaan tidak bisa langsung dilakukan sampai MH didampingi kuasa hukum. Akhirnya Kejari melakukan penunjukan kuasa hukum, karena MH belum siap menunjuk.

"Kami lakukan pemeriksaan apa yang dibicarakan dan mencoba memperdalam pemeriksaan MH," ungkap Rade.

Rade melanjutkan, karena ini pemeriksaan pertama, masih mengalir. Pihaknya mencoba tanyakan teriakan MH ketika dilakukan penangkapan MH, ternyata MH belum bisa membuktikan omongannya. 

"Kami butuh bukti lain bukan sekedar ucapan MH, nanti baru bisa memanggil yang lain. Besok Kamis kami akan coba dipanggil tersangka HA dan nanti dipanggil kembali MH, lalu akan di kombinasikan. Belum ada bukti lain, baru cerita katanya MH ini," pungkasnya. (Rizki Mauludi)

Loading...