Kecamatan Cinta Lansia dan Balita lewat Sabalarea dan Cikalat

Kecamatan Cinta Lansia dan Balita lewat Sabalarea dan Cikalat
Sekretaris Camat Bandung Wetan, Asep Tamim. (Istimewa)

INILAH, Bandung - Pemerintah Kota Bandung terus berupaya memberikan perhatian khusus kepada lansia dan balita. Berbagai inovasi pun terus dikembangkan oleh pemerintah kewilayahan di Kota Bandung dengan upaya memberikan perhatian khusus agar masyarakat menjadi lebih sehat. 

Dalam perhatian kepada lansia dan balita, Kecamatan Bandung Wetan telah melahirkan inovasi Santap Bareng Lansia Sehat Sejahtera (Sabalarea) yang sudah berjalan 2 tahun. Kegiatan tersebut memberikan perhatian kepada lansia khususnya dalam pemberian makanan. 

“Pembagian makanan bagi lansia ini diberikan kepada 53 orang. Tim Lembaga Lanjut Usia (LLI) bersama stakeholder kewilayahan berkeliling memberikan makanan,” kata Sekretaris Camat Bandung Wetan, Asep Tamim, Rabu (4/9/2019).

Untuk anggarannya, Asep mengungkapkan, merupakan swadaya masyarakat sehingga keikhlasan masyarakat kepada lansia di Bandung Wetan lebih terasa kepeduliannya. 

“Selain kita berkeliling memberikan makanan, pernah juga kita ajak untuk makan di outdoor (luar ruangan), sekaligus berkumpul bersama lansia. Terpenting bagi lansia itu kebersamaan,” tuturnya. 

Untuk balita, Asep menjelaskan, terdapat program Cinta ka Balita di Tamansari (Cikalat) dengan memberikan makanan kepada balita. Pemberian makanan tersebut dikhususkan kepada balita yang membutuhkan gizi agar kondisinya lebih baik. 

“Kita hampir setiap hari memberikan makanan kepada 5-10 balita. Untuk anggaran, menggunakan dana PIPPK (Program Inovasi Pemberdayaan Pembangunan Kewilayahan) yang disisihkan sebagian dari kegiatan PKK,” jelasnya. 

Adapun rencana program unggulan Kecamatan Bandung Wetan ke depan di antaranya, kerja sama dengan Kemenkes dan Dinkes Kota Bandung membangun septic tank individu. 

“Pasalnya, dilihat dari lingkungan tidak memungkinkan untuk dibuat septic tank komunal karena terbatasnya lahan,” katanya. (Okky Adiana)