Sumber Sari Bumi Gelontorkan Rp780 Juta di Naringgul

Sumber Sari Bumi Gelontorkan Rp780 Juta di Naringgul

INILAH, Cisarua – PT Sumber Sari Bumi Pakuan (SSBP) menggelontorkan uang Rp780 juta untuk pemilik bangunan liar yang fungsinya sebagai rumah tinggal. Uang Rp780 juta tersebut dibagikan kepada 26 pemilik dengan masing-masing mendapatkan uang kerahiman sebesar Rp 30 juta. 

Camat Cisarua Bayu Rahmawanto mengatakan dirinya mewakili Pemkab Bogor memfasilitasi pembayaran uang kerahiman kepada warga Kampung Naringgul RT 01 RW 17, Desa Tugu Utara setelah rumah tinggalnya dibongkar oleh petugas gabungan yang dimotori oleh Satpol PP pada Rabu (4/9) kemari

"Hari ini 26 warga pemilik bangunan rumah tinggal di Kampung Naringgul mendapatkan uang kerahiman sebesar Rp 30 juta dari PT SSBP. Dengan menerima uang kerahiman warga tidak diperkenankan lagi mengklaim kepemilikan lahan maupun menggunakan lahan Hak Hak Guna Usaha (HGU) milik PT SSBP," kata Bayu kepada Inilah, Kamis (5/9).

Ia menambahkan setelah puing-puing bangunan dibersihkan, maka PT SSBP akan mengembalikan fungsi lahan tersebut menjadi area perkebunan atau ruang terbuka hijau.

"Penertiban bangunan liar di Kampung Naringgul itu seiring dengan rencana Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam melaksanakan proyek pelebaran Jalan Raya Puncak. Selain sebagian lahan akan digunakan untuk jalan, rencananya lahan tersebut bisa digunakan untuk Rest Area PKL Puncak, perkebunan atau dibangun ruang terbuka hijau," tambahnya.

Kapolsek Cisarua Kompol Nur Ikhsan menuturkan bersama pihak Koramil Cisarua,  jajarannya akan membantu pengamanan lahan di Kampung Naringgul agar lahan yang dimiliki oleh PT SSBP tidak lagi beralih fungsi dan dikuasai oleh masyarakat.

"Kepolisian bersama TNI tentunya akan mengamankan lahan tersebut agar tidak lagi dijadikan tempat bangunan ilegal (bangli), terutama menjadi tempat esek-esek karena Bupati Bogor Ade Yasin memiliki program kerja nongol babat (Nobat) dan Bogor Bekeradaban," tutur Kompol Ikhsan. (reza zurifwan)
 

Loading...