Zonasi Akibatkan Banyak Armada Bus Sekolah Menganggur

Zonasi Akibatkan Banyak Armada Bus Sekolah Menganggur
Foto-foto: Okky Adiana
Zonasi Akibatkan Banyak Armada Bus Sekolah Menganggur
Zonasi Akibatkan Banyak Armada Bus Sekolah Menganggur
Zonasi Akibatkan Banyak Armada Bus Sekolah Menganggur

INILAH, Bandung- Sistem zonasi pendidikan berimbas pada banyak hal. Bahkan, bus sekolah. Ya, bus sekolah yang mengalami banyak pengurangan armada gara-gara kebijakan tersebut.

Kepala Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) UPT Pengelolaan Angkutan Dishub Kota Bandung, Yudiana mengatakan program zonasi sekolah membuat para siswa tak lagi menggunakan jasa bus sekolah. Dengan jarak yang terbilang dekat dari rumah ke sekolah, mereka memilih berjalan kaki.

"Tapi masih ada siswa-siswa sekolah, khususnya swasta yang tidak menganut sistem zonasi sekolah, sehingga mereka masih menggunakan bus sekolah. Ini dari awal tahun sudah mengurangi bus sekolah, tapi mulai ajaran baru sudah banyak berkurang, sehingga tidak efektif karena kadang ada satu atau dua," ujar Yudiana, Kamis (5/9/2019).

Yudhiana menyebut, keseluruhan bus sekolah yang beroperasi berjumlah 24 armada. Akan tetapi saat ini hanya sisa 12 bus yang beroperasi.Bus yang 'menganggur' rencananya akan dialihfungsikan.

"Kami sudah menyiapkan rencana biar beroperasi lagi. Bisa saja untuk angkutan mahasiswa, atau untuk warga Bandung yang mau bepergian jauh. Tapi ini masih kami kaji dulu," ucapnya.

Dia menyebut, masih ada beberapa titik lokasi yang mmbutuhkan angkutan bus seperti di Cibiru, Gedebage dan lokasi lainnya. 

"Jadi titik lokasi yang masih membutuhkan angkutan bus ini bisa jadi menggunakan bus sekolah," ungkapnya.

Pihaknya kata Yudi, juga masih menyiapkan beberapa layanan angkutan untuk warga Kota Bandung termasuk kaum disabitas.  

"Kami sudah menggelar rapat dengan rekan-rekan rencananya akan meluncurkan bus khusus disabilitas," pungkasnya.

Loading...