Nggak Usah Mikirin Pindah Pusat Pemerintahan Lagi

Nggak Usah Mikirin Pindah Pusat Pemerintahan Lagi

INILAH, Cirebon – Wacana Gubernur Jabar, Ridwan Kamil (RK) yang merencanakan pusat pemerintahan Provinsi Jabar bisa saja pindah ke Cirebon, dinilai belum pantas. Alasannya, ada hal yang sangat prioritas yang harus dipikirkan RK, daripada memindahkan pusat pemerintahan Provinsi Jabar.

“Daripada mikirin perpindahan pusat pemerintahan provinsi, konsentrasi saja penguatan ekonomi kerakyatan," kata dosen Fakultas Ekonomi  Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Editia Nurdiana, Minggu (8/9/2019).

Editia menilai, dari pada RK keukeuh ingin memindahkan pusat pemerintahan provinsi, mendingan mengembalikan kejayaan Bandung sebagai Paris van Java. Di samping menguntungkan dan membawa PAD yang sangat besar, juga social cost-nya lebih murah dibanding harus pindah.

"Balikin saja kejayaan Bandung sebagai Paris van Java seperti zaman dahulu, tapi dengan konsep yang modern. Capek-capek mindahin pusat pemerintahan provinsi. Memangnya gratis, perlu anggaran yang sangat besarlah,” jelas Aditia.

Hal senada dikatakan M. Yudi Mahadianto, Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi Unswagati. Dari segi ekonomi, kata Yudi, tidak ada urgensinya pemindahan tersebut dengan peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. RK harusnya konsentrasi melaksanakan visi misi dengan memajukan ekonomi kerakyatan dan memajukan sektor pariwisata Jabar.

Yudi menambahkan, justru pemindahan tersebut memerlukan investasi besar. Daripada buang uang yang tidak karuan, mendingan diprioritaskan membangunan potensi ekonomi di seluruh kabupaten yang ada di Jabar.

"Di seluruh kabupaten di Jabar itu sudah ada potensi ekonomi yang luar biasa. Ada bandara, ada pelabuhan dan banyak lagi. Tinggal bagaimana RK mendorong potensi ekonomi di setiap kabupaten. Toh nanti untuk kesejahteraan rakyat Jabar juga," tukas Yudi. (maman suharman)

Loading...