Diwawancara 12 Pelajar SMA, Apa Kata Wali Kota Padang soal Nilai-Nilai Pancasila

Diwawancara 12 Pelajar SMA, Apa Kata Wali Kota Padang soal Nilai-Nilai Pancasila
Ilustrasi (Antara)

INILAH, Padang - Sebanyak 12 pelajar SMA Negeri 1 Padang Panjang berkesempatan mewawancarai Wali Kota Padang Mahyeldi tentang nilai-Nilai Pancasila Dalam Praktik Penyelenggaraan Pemerintah yang merupakan bagian dari praktik lapangan pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah.

Ke-12 pelajar tersebut secara bergiliran mengajukan pertanyaan kepada wali kota di rumah dinas Jl A Yani di Padang, Minggu.

Perwakilan pelajar SMA 1 Padang Panjang, Giovany Dwi Sugiono menjelaskan, tujuan menemui wali kota dalam rangka menyelesaikan tugas sekolah.

"Kami disuruh guru untuk mewawancarai beberapa kepala daerah di Sumatera Barat. Terutama kepala daerah tempat kami tinggal. Karena kami asli warga Padang maka kami ditugaskan untuk mewawancarai Pak Mahyeldi dan alhamdulillah beliau senang menerima kunjungan kami," kata pelajar Kelas X SMAN 1 Padang Panjang itu.

Giovani bangga dengan kepemimpinan wali kota yang sudah memasuki dua periode. "Di tangan Pak Mahyeldi Kota Padang jauh lebih baik. Penataan pasar rapi, Pantai Padang bagus dan banyak lagi kawasan yang sebelum kurang bagus sekarang menjadi rapi," katanya.

Seorang pelajar menanyakan bagaimana wali kota menerapkan nilai-nila Pancasila dalam pemerintahan di Pemkot Padang.

Mahyeldi menyampaikan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pemerintahan harus mengacu pada Pancasila, yaitu sila kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Pemerintah Kota Padang berkomitmen bagaimana keadilan bagi masyarakat dapat tercapai. "Kami memberikan pembinaan kepada generasi muda, melakukan pemerataan pembangunan jalan di daerah terpencil serta diterapkannya sistem zonasi dalam tes masuk sekolah," jelasnya.

Untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan, Pemkot Padang bakal menambah 500 kelas sehingga sekolah-sekolah di Padang bisa satu sesi. Disamping itu juga memberikan pembinaan bagi generasi muda dengan membuat pusat kreatif pemuda di setiap kecamatan yang disebut Youth Center.

"Tidak hanya itu untuk peningkatan kualitas pendidikan dan pembuatan Youth Center telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019-2024," katanya.

Di bidang sosial, Pemkot Padang memberikan hadiah bagi masyarakat yang sudah menyumbangkan darah sebanyak 130 kantong. Pemko Padang bakal memberikan hadiah umrah ke Tanah Suci Mekah dan bagi agama lain diberikan kesempatan untuk mengunjungi tempat suci mereka.

"Ini merupakan bagian dari sila pertama yakni Ketuhanan Yang Maha Esa. Upaya-upaya ini dilakukan untuk menjadikan Padang sebagai kota religius, kata dia. (Antara)

Loading...