Disnakertrans Diminta Persempit Gerak Sponsor PMI Nakal

Disnakertrans Diminta Persempit Gerak Sponsor PMI Nakal
Foto: Net

INILAH, Purwakarta – Di Kabupaten Purwakarta tercatat ada dua daerah yang menjadi kantong Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau desmigratif, yaitu Desa Gunung Karung, Kecamatan Maniis, dan Desa Lingga Mukti, Kecamatan Darangdan.

Di Lingga Mukti, pemerintah mencatat ada 300 eks PMI dan 50 orang lainnya masih bekerja di luar negeri. Sedangkan di Desa Lingga Mukti, hampir sebagian besar penduduknya merupakan PMI. Kendati jadi lumbung PMI, masyarakat di dua wilayah itu berangkat menjadi PMI menggunakan jalur illegal.

Ketua Gerakan Moral Masyarakat Purwakarta (GMMP) Kabupaten Purwakarta Hikmat Ibnu Aril mengatakan, dinas terkait harus melakukan langkah antisipasi menyikapi masih maraknya sponsor penyalur PMI.

“Harusnya dinas terkait melakukan pengawasan lebih, jangan kasih celah sponsor yang seenaknya memberangkatkan PMI. Kalau terjadi kasus, pemerintah juga yang repot,” ujar Aril kepada INILAH, Senin (9/9/2019).

Salah satu usulannya, sambung dia, dinas terkait memperkuat tim pengawasan, terutama ke daerah yang menjadi lumbung PMI. Selain itu, kembali menggiatkan sosialisasi yang berkaitan dengan moratorium.

“Di kita kan masih diberlakukan moratorium, tapi kok masih banyak warga yang berangkat ke negara-negara yang dilarang. Ada apa? Atau jangan-jangan ada oknum di dinas yang main mata dengan pihak sponsor,” ujar dia.

Pihaknya berharap, Pemkab Purwakarta menelusuri terkait dugaan hal tersebut ke dinas terkait. Apalagi yang mengeluarkan rekomendasi seseorang bisa berangkat menjadi PMI adalah dinas tersebut.

“Menurut saya, perketat pengawasan. Jangan sampai kita hanya mendapat kabar setelah PMI yang bersangkutan mendapat masalah,” tambah dia. (Asep Mulyana)