Belum Matang, 23 Paket Proyek PUPR Cirebon Terancam Gagal Lelang

Belum Matang, 23 Paket Proyek PUPR Cirebon Terancam Gagal Lelang

INILAH, Cirebon - Puluhan paket pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Cirebon, terancam gagal lelang. 

Sampai saat ini, dinas masih belum bisa melengkapi persyaratan yang diajukan ULP. Karena itu, kecil kemungkinan, paket paket tersebut bisa dilelangkan.

“Waktu lelang itu kan Bulan Maret, Juli dan September ini. Sementara usulan dari PUPR yang berjumlah 23 paket, kelengkapannya belum matang, ya kami tidak berani melelangkan. Nanti kami juga yang disalahkan,” jelas Adil Prayitno, Kepala Badan Pengadaan dan Pengendalian Pembangunan Kabupaten Cirebon, Rabu (11/9/2019),

Menurutnya, dari 23 paket tersebut kebanyakan ada pada bagian pengairan, dan sisanya pada bagian peningkatan. Sedangkan jumlah total anggaran seluruhnya sebesar Rp8,9 milliar. Kalau saja gagal lelang, maka lanjut Adil, PUPR akan kehilangan anggaran yang cukup besar untuk proyek murni tahun ini.

“Ya nilainya mendekati Rp10 miliar. Itu kan anggaran besar. Jadi jangan salahkan kami belum bisa menayangkan lelang. Perbaiki dulu persyaratannya, baru kita lelangkan. Itupun kita lihat waktunya, mepet atau tidak," ungkapnya.

Ditanya, kenapa bisa terjadi seperti ini, Adil menuding kesalahan justru ada pada dinas itu sendiri. Harusnya sejak awal perencanaan setiap paket sudah dimatangkan.  Namun kenyataannya, masih banyak paket lelang yang sudah didaftarkan belum memenuhi persyaratan.

“Bidang kami hanya menayangkan paket lelang, tentunya dengan persyaratan yang sudah kami tentutakan. Kalau tidak memenuhi persyaratan, ya pasti gagal lelanglah, apalagi waktunya sudah mepet seperti ini,” tukas Adil. (maman suharman)

Loading...