Karhutla di Garut Didominasi Kelalaian Manusia

Karhutla di Garut Didominasi Kelalaian Manusia
Foto: INILAH/Zainulmukhtar

INILAH, Garut – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut menyatakan, kejadian kebakaran hutan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Garut kebanyakan disebabkan kelalaian manusia (human error).

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Garut Firman Karyadin, umumnya kebakaran lahan/hutan di Garut terjadi akibat pembakaran pada lahan-lahan disiapkan untuk bertanam pada musim hujan. Tujuannya agar lahan cepat bersih dari perdu atau rerumputan kering. Ketika hujan turun, lahan bisa langsung  ditanami. Lahan kebun bambu juga terbilang cukup sering mengalami kebakaran.

“Tak tahunya, sering kali api terus membesar dan sulit dikendalikan sehingga membahayakan wilayah permukiman atau kawasan hutan lindung. Meskipun ada juga akibat pembakaran sampah yang merembet, iseng, atau kelalaian lainnya,” kata Firman didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Tb Agus Sofyan, Rabu (11/9/2016).

Agus mengimbau masyarakat tidak sembarangan melakukan hal-hal berkaitan dengan penggunaan api, seperti melakukan pembakaran sampah atau lahan kebun. Terutama di daerah berdekatan wilayah permukiman maupun kawasan hutan.

BPBD Garut mencatat sepanjang Januari hingga memasuki pertengahan September 2019, di Kabupaten Garut terjadi 17 kejadian karhutla.

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Rachmat Supriatin, 17 kali kejadian kebakaran itu tersebar di 13 kecamatan, yakni Cilawu, Karangpawitan, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Garut Kota, Cisurupan, Karangtengah, Pamulihan, Balubur Limbangan, Cibatu, Pameungpeuk, Leles, dan Bayongbong.

Luas lahan dan hutan terbakar mencapai 7,6 hektare atau tepatnya 76.356 meter persegi. Seluas 630 meter persegi di antaranya kebakaran lahan kebun.

Karhutla di Garut pada 2019 terjadi sejak Juni sebanyak 2 kali kejadian, disusul Juli 3 kejadian, dan Agustus sebanyak 4 kejadian.

Memasuki September, kejadian karhutla mengalami kenaikan signifikan. Hingga 11 September 2019, karhutla di Garut mencapai 8 kali kejadian. Terbaru, karhutla terjadi di Cadas Gantung Desa Haruman Kecamatan Leles. (Zainulmukhtar)

Loading...