Disbudpar Jabar Tunggu Kajian Teknis KEK Pariwisata Caringin-Cigombonģ 

Disbudpar Jabar Tunggu Kajian Teknis KEK Pariwisata Caringin-Cigombonģ 
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Cigombong - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Barat menunggu kajian teknis Kecamatan Caringin dan Cigombong yang akan diusulkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

Kepala Disbudpar Jabar Dedi Taufik mengatakan, sesuai UU No 39/2009 dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2/2011 tentang penyelenggaraan KEK maka pihak yang mengusulkan haruslah membuat kajian teknisnya terlebih dahulu.

"Disbudpar Jabar tentunya siap mendukung rencana Pemkab Bogor yang mengusulkan pembentukan KEK Pariwisata Caringin-Cigombong. Tetapi sesuai aturan maka pihak pengusul baik pemilik lahan maupun Pemkab Bogor harus membuat kajian terlebih dahulu untuk selanjutnya kami verifikasi," kata Dedi, Rabu (14/8/2019).

Menurutnya, jika nanti kajian teknis KEK Pariwisata Caringin-Cigombong dan lahannya sudah clear maka bisa diserahkan ke Pemprov Jabar. Selanjutnya, usulan tersebut akan diproses berbarengan dengan usulan KEK dari daerah lainnya di Provinsi Jabat ke pemerintah pusat. 

"Selain  KEK Pariwisata Caringin-Cigombong, usulan yang kurang lebih sama juga diajukan daerah lain seperti Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Pangandaran, Jati Gede, Kabupaten Sumedang, Patimban, Kabupaten Subang, Pesisir Pantai Utara Kabupaten Cirebon dan Kertajati Kabupaten Majalengka, usulan KEK tersebut bisa disetujui asalkan sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)," tambahnya.

Terpisah, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Zainal Syafrudin mendukung penuh rencana Bupati Bogor Ade Yasin yang  mengusulkan Kecamatan Caringin-Cigombong menjadi KEK Pariwisata.

"Pemkab Bogor rencananya akan membuat kajian teknis usulan KEK Pariwisata Caringin-Cigombong lalu diserahkan ke Pemprov Jawa Barat dan selanjutnya diserahkan ke Presiden Jokowi setelah sebelumnya disetujui Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Kami optimis apabila KEK Pariwisata Caringin-Cigombong dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pariwisata sudah terbangun maka bisa mewujudkan target 10 juta kunjungan wisatawan pada tahun 2023 mendatang," ucap Zainal.

Mantan Camat Babakan Madang ini menjelaskan dengan 'hidupnya' wisata di pedesaan diatas, maka tidak hanya bisa mengerek perekonomian daerah tetapi juga di tingkat nasional.

"Efek domino dari KEK Pariwisata Caringin-Cigombong dan adanya BUMDes wisata adalah sebagai triger peningkatan ekonomi baik di tingkat daerah maupun nasional. Kemungkinan kami akan buat badan otorita untuk mengelola KEK Pariwisata Caringin-Cigombong ini," jelasnya.

Zainal melanjutkan MNC Grup akan membangun Arena Wisata Kids Park Lido di Caringin-Cigombong, Kabupaten Bogor hingga Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Hingga menjadikan objek wisata ini yang terbesar di Asia Tenggara.

"Untuk membangun objek wisata terbesar di Asia Tenggara ini kabarnya owner MNC Grup Hary Iswanto Tanoesoedibjo akan menggandeng anak Presiden AS Donald Trump Junior," ujarnya. (Reza Zurifwan)