Baru Juga Dibangun, Alun-alun Soreang Dipenuhi PKL Lagi

Baru Juga Dibangun, Alun-alun Soreang Dipenuhi PKL Lagi
Foto: Dani R Nugraha

INILAH, Bandung- Baru saja rampung dibangun, trotoar jalan di samping Alun Alun Soreang Kabupaten Bandung kembali dipenuhi oleh para Pedagang Kaki Lima (PKL) dan dipakai parkir kendaraan roda dua dan empat.

Trotoar sepanjang kurang lebih 50 meter dengan lebar sekitar 2 meter diseberang Polsek Soreang itu, sejatinya dibangun untuk pejalan kaki namun kenyataannya trotoar yang posisinya sejajar dengan jalan itu disalah gunakan.

Berdasarkan pantauan trotoar jalan tersebut, belum lama ini dibangun. Trotoar lama yang telah usang dibongkar dan dibangun kembali dengan trotoar model yang sedang tren sekarang ini.

Yakni berupa coran beton dengan hamparan bebatuan atau kerikil kecil diatasnya. Kemudian dicat hitam dan dihias dengan cat aneka warna. Tentunya tujuan dari pembangunan trotoar tersebut untuk memperindah Alun Alun Soreang. 

Namun sayangnya, tak lama trotoar itu dibangun, para PKL kembali menempatinya dengan gerobak dan lapak dagangan mereka. Begitu juga dengan kendaraan roda empat dan roda dua, karena rata dengan jalan dengan mudahnya para pengemudi memarkirkan kendaraan di atas trotoar yang seharusnya hak pejalan kaki itu.

"Ini trotoar baru saja dibangun sekitar dua minggu lalu. Lah sekarang sudah beres diatasnya sudah penuh lagi sama PKL dan parkir kendaraan. Jangankan bikin nyaman pejalan kaki, lewat saja enggak bisa. Sayang sekali pemeriintah sudah membangun tapi tidak diawasi, padahal di depannya itu kan Kantor Kecamatan Soreang," kata Dadang (41) salah seorang warga Soreang, Rabu (14/8/2019).

Menurut Dadang, selain trotoar yang dipenuhi PKL dan parkir, lingkungan disekitar Alun Alun Soreang juga cenderung kumuh dan tidak tertata. Sekeliling alun alun dipenuhi oleh para PKL. Sedangkan di dalam alun alun pun tak jauh berbeda, lapangan berdebu dengan bebatuan berserakan dibeberapa sudut lapangan.

"Enggak tahu kenapa pembangunan trotoar juga kok cuma sebagian saja. Sebaiknya yah dibangun semua termasuk bagian dalam alun alun juga dibenahi juga. Kemudian para PKL nya itu diberikan tempat yang layak untuk mereka berdagang tanpa mengganggu pejalan kaki," ujarnya. (Rd Rani R Nugraha).