Jeder....Imron: Biarin Aja BPR, Saya Nggak Pernah Dilibatkan

Jeder....Imron: Biarin Aja BPR, Saya Nggak Pernah Dilibatkan

INILAH, Cirebon - Ada pernyataan menarik dari Plt Bupati Cirebon, Imron Rosyadi berkaitan dengan pemilihan direksi PD BPR yang saat ini sedang gonjang-ganjing. Apa itu?

Imron malah mengaku tak mau ambil pusing bahwa saat ini sudah ada direksi PD BPR yang terbentuk. Selama ini, dirinya tidak dilibatkan oleh siapapun, termasuk oleh Sekda dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Hari Safari.

“Saya tahu ada pemilihan direksi BPR, tapi saya tidak dilibatkan. Baru kemarin ada koordinasi, itupun ketika ada masalah. Biarkan saja, saya tidak mau ngurus,” kata Imron, Jumat (13/9/2019).

Menurut Imron, pemilihan direksi BPR harusnya tidak menjadi masalah, kalau saja sesuai dengan aturan. Tapi munculnya masalah, dan publik mempertanyakan, itu artinya ada mekanisme yang tidak beres. Ironisnya, saat RUPS BPR beberapa waktu lalu, dirinyapun tidak diundang sama sekali.

“Kalau sekarang ada persoalan, silahkan urus sendiri. Saya juga tidak dianggap,” ungkapnya.

Sebelumnya, Sekda Kabupaten Cirebon, Rahmat Sutrisno mengaku tidak tahu-menahu terkait permasalah pemilihan direksi 2 PD BPR yang dimerger. Menurut Rahmat, itu adalah tanggung jawab Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Hari Safari.  Ironisnya, justru Hari terkesan menyalahkan sekda, dengan alasan Rahmat adalah ketua timnya.

Seperti diketahui, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menyatakan merger dua PD BPR mutlak harus dilakukan guna efisiensi dan menghadapi persaingan usaha. Tercatat, ada 19 PD BPR di Kabupaten Cirebon. Jumlah tersebut yaitu12 PD BPR dengan modal penyertaan milik Pemkab Cirebon dan 7 PD BPR dengan modal milik Pemkab serta Pemprov Jabar.

Ke-19 PD BPR tersebut, akhirnya dilebur menjadi dua, dengan nama PD BPR Asjab dan PD BPR Babakan. (Maman Suharman).
 

Loading...