100 Produk UMKM Kota Tasikmalaya Hadir di Gelar Produk UMKM Juara

100 Produk UMKM Kota Tasikmalaya Hadir di Gelar Produk UMKM Juara
istimewa

INILAH, Tasikmalaya - Seiring dengan perkembangan digital, para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) wajib memanfaatkan teknologi informasi untuk keperluan pemasaran produk. Meski demikian, pemasaran konvesional tak bisa ditinggalkan begitu saja.

"Sudah zamannya memasarkan produk secara online dan wajib bagi UMKM untuk berjualan secara online. Tapi, tetap pemasaran secara konvensional seperti melalui gelar produk seperti ini jangan ditinggalkan. Jadi dua-duanya harus dilakukan," tutur Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman saat Gelar Produk dan Temu Bisnis UMKM Juara Kota Tasikmalaya, di Gedung PPIK Kota Tasikmalaya, Minggu (15/9/2019).

Menurutnya, kegiatan ini merupakan rangkaian dari Program Unggulan Jabar yakni UMKM Naik Kelas atau UMKM Juara. Sebelumnya, kegiatan serupa digelar di Kabupaten Cianjur, Sukabumi, Subang, Bandung Barat, Karawang, Garut, dan Kabupaten Tasikmalaya. 

"Untuk Kabupaten dan Kota Tasikmalaya ini digelar hari ini. Gelar produk diikuti masing-masing 100 peserta UMKM Naik Kelas Kota dan Kabupaten Tasikmalaya," sebutnya.


Dia menyebutkan, meskipun pelaku UMKM memasarkan produknya secara online namun masalah kualitas produk harus tetap dijaga. Selain itu, pelaku UMKM harus menjaga kepercayaan dari konsumen. 

"Jangan sampai gambar foto di online tidak sesuai dengan produk aslinya. Tolong jaga kepercayaan konsumen untuk keberlangsungan usaha UMKM," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jabar Kusmana Hartadji mengatakan, program unggulan Jabar UMKM Juara tersebut untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing ekonomi umat yang sejahtera dan adil. Hal tersebut bisa direalisasikan melalui pemanfaatan teknologi digital dan kolaborasi dengan pusat-pusat inovasi serta pelaku pembangunan.
    
Menurut Kusmana, UMKM naik kelas dinilai sudah memiliki karakteristik entrepreneur ditandai dengan semangat, sikap, perilaku, dan kemampuan dalam menangani usaha.

"Seleksi program UMKM Juara dilakukan secara online dan sekitar 3.000 pendaftar yang lolos 2.500 peserta. Mereka yang lolos dibina dan didamping oleh pendamping UMKM yang berjumlah 236 orang. Saat ini, mulai memasuki gelar produk dan temu bisnis di kabupaten/kota," tuturnya.
 (*)

Loading...