Ratusan Anak Yatim Diajak Wisata Kuliner Khas Kota Bogor

Ratusan Anak Yatim Diajak Wisata Kuliner Khas Kota Bogor
Foto: INILAH/Rizki Mauludi

INILAH, Bogor – Memperingati 10 Muharram, Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi PDI Perjuangan Laniasari Davis mengundang ratusan anak yatim untuk menikmati jajanan kuliner khas Kota Bogor di Kebon Pedes Gg Pacilong, Kecamatan Tanah Sereal, Minggu (15/9/2019) siang. Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian wakil rakyat kepada masyarakat yang membutuhkan.

Laniasari Davis mengatakan, sebetulnya kegiatan ini merupakan kegiatan rutin bulanan di wilayah Tanah Sereal. Hari ini kegiatan rutin berbagi dengan masyarakat dikemas lebih menarik berupa pengajian dan wisata kuliner khas Kota Bogor.

"Saya melakukan kegiatan berbagi dengan masyarakat secara rutin, biasanya dilakukan hari Jumat. Tetapi ingin berbeda karena menyambut 10 Muharram, bisa disebut kemarin kan 'lebaran anak yatim'. Kami ingin memuliakan anak yatim," ungkap Lania.

Lania melanjutkan, tercatat hari ini ada ratusan anak yatim mengikuti pengajian sebelum menyantap kuliner khas Kota Bogor yang didatangkan dari pedagang kecil wilayah Tanah Sereal.

"Kami panggil pedagang doclang, toge goring, dan baso khas Kota Bogor. Sisanya ada es doger, siomay, ketupat sayur, dan gorengan. Jadi mereka dipanggil secara mendadak di pagi hari," tuturnya.

Lania menjelaskan, anak yatim diberikan santunan oleh dirinya dan tokoh Tanah Sereal Ade Hasanuddin. Diprioritaskan anak yatim di wilayah Tanah Sereal, tetapi apabila sudah terpenuhi baru mendatangkan dari wilayah lain.

"Kegiatan serupa juga sudah rutin dilakukan setiap minggu tetapi tempatnya berpindah-pindah. Untuk tempat melihat situasi dan kondisi, kami santuni janda, lansia dan anak yatim. Berbagi ini bukan ungkapan bersyukur kembali dipercaya masyarakat menjadi wakil, tapi kewajiban berbagi dengan saudara kita yang kurang mampu di sekitar kita," jelasnya.

Tokoh Tanah Sareal Ade Hasanuddin mengatakan, kegiatan ini biasanya digelar di kediamannya, tetapi kali ini dilakukan di GgPacilong karena adanya jajanan kuliner khas Kota Bogor.

"Yang terpenting adalah membahagiakan anak yatim, karena itu tadi terlihat para anak senang jajan baso, siomay dan tentunya es doger. Kami catat ada 100 lebih aman yatim yang hadir, tapi ada juga yang masih menyusul. Alhamdulillah anak-anak senang dan pedagang juga senang," pungkasnya. (Rizki Mauludi)

Loading...