Polisi Buru Tersangka Lain Kasus Kecelakaan Karambol Cipularang

Polisi Buru Tersangka Lain Kasus Kecelakaan Karambol Cipularang
Foto: Net

INILAH, Purwakarta – Polres Purwakarta terus melakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan beruntun yang melibatkan 20 kendaraan di ruas Tol Cipularang KM 91+200 jalur B beberapa waktu lalu.

Kapolres Purwakarta AKBP Matrius mengatakan, kecelakaan yang menewaskan delapan warga ini terjadi karena beberapa factor, di antaranya faktor kelalaian manusia (human error) serta adanya pelanggaran lainnya, yakni kelebihan muatan.

 “Kami masih melakukan penyelidikan lanjutan,” ujar Matrius kepada wartawan, akhir pekan kemarin.

Matrius menjelaskan, salah satu pengembangannya meminta keterangan kepada perusahaan pemilik dua dump truck yang menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut. Sudah ada 28 saksi dan dua saksi ahli yang diperiksa.

Adapun penyelidikan mengarah kepada dua perusahaan pemilik dump truck tersebut. Dua perusahaan itu, yakni PT JTJ dan PT JTM yang berada di Jakarta dan Karawang. Kedua perusahaan bergerak di bidang transportasi.

Menurutnya, perusahaan tersebut diduga telah melakukan pelanggaran. Dalam menjalankan usahanya, mereka membiarkan armada mengangkut muatan melebihi kapasitas yang telah ditentukan.

“Kami masih mendalami, siapa yang bertanggung jawab terhadap perintah untuk mengangkut muatan melebihi kapasitas itu. Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan ada tersangka baru,” jelas dia.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Ricky Adipratama menambahkan, selama 2019, kasus kecelakaan di ruas Tol Cipularang mencapai 21 kasus. Dari puluhan kasus itu, yang merupakan kecelakaan menonjol terjadi pada 2 September lalu. Sebab dalam kecelakaan itu menewaskan delapan warga.

“Dalam sepekan terakhir ini ada tiga kasus kecelakaan yang diserta dengan kebakaran kendaraan. Namun, tidak menyebabkan korban jiwa,” ujar Ricky singkat. (Asep Mulyana)

Loading...