Mahfud Optimistis Semua Ingin Kuatkan KPK

Mahfud Optimistis Semua Ingin Kuatkan KPK
(Istimewa)

INILAH, Yogyakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD optimis rakyat Indonesia setuju bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus diperkuat, tidak boleh dilemahkan.

Pro Kontra soal revisi UU KPK, dinilai Mahfud adalah dua pandangan berbeda yang memiliki satu tujuan, mempekuat KPK dalam memberantas korupsi.

"Semuanya ingin KPK itu kuat. Presiden ingin menguatkan KPK, yang meolak (revisi) juga (ingin KPK kuat)," kata Mahfud MD dalam bincang dengan media di Yogyakarta, Minggu (15/9/2019).

Hal tersebut menjadi cermin sebuah negara demokrasi. Nantinya, pembahasan akan dilakukan secara terbuka sesuai dengan Pasal 5 dan pasal 96 UU 12 th 2011 tentang tata urutan perundangan, di mana setiap RUU harus dibahas dengan asas keterbukaan.

"Pendapat masyarakat harus didengat melalui public hearing, kunjungan studi ke universitas. Bukan rapat tertentu kemudian jadi. Dengarkan semua ini negara demokrasi," ujarnya.

Semua pihak, sambungnya, harus bisa menghargai DPR yang menjalankan fungsi demokrasi, apa yang menjadi keputusan harus dilaksanakan. Otoritas negara yang harus mengambil kesimpulan jika ada yang berbeda. Namun smeuanya harus tunduk pada aturan.

Meski begitu, Mahfud berharap agar pembahasan revisi UU KPK ditunda. Selain belum masuk prolegnas, masa DPR saat ini tinggal hitungan hari. Dalam waktu kurang lebih 18 hari, mereka akan digantikan DPR baru hasil Pemilu 2019. Sehingga mekanisme dan prosedurnya harus dilewati semuanya. (inilahcom)

Loading...