Rambo: Last Blood Kisah Akhir Pahlawan John Rambo

Rambo: Last Blood Kisah Akhir Pahlawan John Rambo
Foto: Net

INILAH, Jakarta - Aktor Sylvester Stallone kembali beraksi di film Rambo teranyar berjudul Rambo: Last Blood. Film ini disebut-sebut bakal menjadi babak akhir perjalanan cerita John Rambo sebagai pahlawan.

Sekedar informasi, Sylvester Stallone terakhir kali membintangi film Rambo hampir empat dekade lamanya lewat film Rambo: First Blood. Kini ia harus beraksi kembali lewat Rambo: Last Blood.

Film ini bercerita tentang putri seorang teman (Yvette Monreal) yang diculik oleh kartel narkoba Meksiko. Hal itu membuatnya cukup menggangu kehidupannya sehingga membuatnya harus bertarung kembali.

Rambo yang tengah berkelana dalam misi penyelamatan ke selatan harus terjebak dalam masalah besar karena berhadapan dengan salah satu kartel paling kejam di Meksiko.

Ia pun harus menghadapi masa lalunya dan menggali keterampilan tempurnya yang kejam untuk membalas dendam dalam misi terakhir. Perjalanan pembalasan yang mematikan, Rambo: Last Blood menandai bab terakhir dari seri legendaris.

Di sini Rambo melawan perdagangan manusia dan raja obat bius untuk menyelamatkan seorang gadis muda yang diculik di dekat perbatasan AS-Meksiko. Ia pun mengubah rumahnya menjadi zona perang lengkap dengan perangkap mematikan untuk para musuh yang mencoba masuk ke dalam rumahnya.

Film ini disutradarai oleh Adrian Grunberg dan juga diperankan oleh beberapa aktor, seperti Paz Vega, Louis Mandylor, Oscar Jaenada dan beberapa aktor lainnya. Film Rambo: Last Blood dijadwalkan tayang bioskop Tanah Air mulai 18 September 2019.

Dalam rangka menyambut kehadiran pahlawan John Rambo, Primacinema Film (XXI) selaku distributor Rambo: Last Blood melakukan serangkaian kegiatan promosi yang disebut sebagai activation. Kegiatan itu dilakukan bersama awak media dengan menggelar permainan paintball untuk merasakan sensasi perang ala Rambo di Eco Park Paintball Ancol, Jakarta Utara.

"Setiap promo film kita itu beda-beda ya. Saya selalu bikin activation setiap premier film yang akan tayang. Contoh Hotel Mumbai karena itu tentang hotel yang diserang teroris dan berlokasi di India jadi aku undang orang-orang hotel. Aku juga kasih pernak-pernik India berupa penjaga XXI pake baju India. Karena Rambo ini identik dengan perang, kegiatan pertama kali sebelum premier itu ini, paintball," kata Maulani Saririzky selaku Film Promotion & Partnership Manager XXI.

Selain itu, pihak XXI dalam acara premiere Rambo: Last Blood yang digelar pada 16 September 2019 juga menggandeng seperti TNI dan lainnya. Hal ini diharapkan dapat menarik perhatian penikmat film bioskop untuk menonton Rambo.

"Targetnya kami dua juta penonton mudah-mudahan. Memang enggak gampang, karena sekarang film kuat banyak banget juga dari film lokal, meski enggak jadi pesaing langsung ya karena beda genre dan produksi. Sekadar diketahui, film ini klasifikasinya 17 plus. Meski ada sensor, namun enggak mengurangi inti cerita," demikian Maulani Saririzky. (INILAHCOM)

Loading...