RN Tersangka Pembunuhan Sepasang Lansia Ditangkap di Solok

RN Tersangka Pembunuhan Sepasang Lansia Ditangkap di Solok
(Foto: Reza Zurifwan)

INILAH, Bogor- RN (36 tahun) tersangka kasus pembunuhan pasangan suami istri lanjut usia (lansia) di Kampung Pabuaran RT 04 RW 03 Desa dan Kecamatan Ciampea pada Rabu (30/5/2018) lalu, berhasil dibekuk polisi awal bulan September ini.

Lamanya aparat kepolisian dalam membekuk tersangka karena RN kabur dan kerap-kerap berpindah tempat tinggal sebelum Sat Reskrim Polres Bogor membekuknya di Kota Solok, Provinsi Sumatera Barat.

"Tersangka pembunuhan sepasang suami istri lansia ini kami bekuk di Kota Solok, Sumatera Barat. Saat dibekuk RN bekerja menjadi kuli bangunan di salah satu rumah milik warga," ujar Kapolres Bogor AKBP Andi Muhammad Dicky Gading Pastika kepada wartawan, Selasa (17/9).

Ayah tiga orang anak ini menerangkan saat dibekuk, RN tersangka pembunuhan  sepasang lansia inj tidak melakukan perlawanan dan malah menanyakan kasus sudah setahun lebih kok masih dicari?.

"Saat jajaran Sat Reskrim Polres Bogor membekuk RN tersangka pembunuhan sepasang lansia dia malah kaget dan menanyakan ke tim buser kok kasus sudah setahun lebih kok masih dicari?. Dengan terungkapnya kasus ini bukti komitmen kepolisian dalam menanggani setiap kasus pembunuhan dan kami akan kejar terus pelakunya sampai kemana pun," terangnya.

AKBP Dicky menuturkan motif RN tersangka pembunuhan sepasang lansia ini karena panik saat dirinya tertangkap basah mencuri di warung kelontong milik korban pasangan suami istri lansua yaitu SN (70 tahun) dan HM 55 tahun).

"Saat dia mencuri di warung kelontong korban yang lokasinya tepat di samping rumah yang ia sewa dari korban ternyata diketahui oleh SN, setelah membunuh SN dengan mencekiknya Ia pun melakukan hal yang sama kepada istri SN yaitu HM," tutur AKBP Dicky.

Ia melanjutkan RN tersangka pembunuhan suami istri lansia ini akan dijerat pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

"Dalam menjalankan aksi jahatnya, RN melakukannya seorang diri dan tanpa disertai senjata tajam. Barang bukti yang kami amankan adalah pakaian korban dan sarung yang digunakan untuk mencekik dan membekap dua korban itu," lanjutnya. (Reza Zurifwan)

Loading...