Prinsip Hidup agar tak Terjatuh dalam Kecewa

Prinsip Hidup agar tak Terjatuh dalam Kecewa
Ilustrasi/Net

BARU saja selesai mengajar dua kelas S2 di kampus tercinta, UINSA. Sambil rehat sejenak, pikiran tertunduk merenungkan jalan kisah hidup manusia, merenungkan kembali beberapa peristiwa dan kejadian hidup yang pernah saya alami, saya dengar dan atau saya saksikan.

Berikut adalah yang saya simpulkan dari perenungan itu, berkaitan dengan prinsip-prinsip yang harus dipegang jika tak ingin selalu jatuh dalam kecewa sepanjang jalan hidup.

Prinsip Pertama: "Kalau dirimu tak ingin terperangkap dalam kekecewaan parah yang meremukkan hatimu, jang terlalu tinggi engkau berharap kepada selain Allah. Turunkan tingkat pengharapan dan ketergantungan dirimu pada makhluk, siapapun dan apapun makhluk itu."

Prinsip Kedua: "Kalau dirimu tak ingin terpukul hancur suatu saat nanti, letakkan sesuatu pada tempatnya. Jangan mahalkan sesuatu yang murah dan jangan murahkan sesuatu yang mahal. Jangan hina orang yang mulia, dan jangan memuji-muji orang yang hina."

Prinsip Ketiga: "Agar tak tertipu dan tidak bingung sendiri di suatu saat nanti, janganlah menjauh dari orang yang memang dekat denganmu, janganlah mendekat kepada orang yang jauh dan menjauh darimu. Keluargamu, kerabatmu, dan teman-teman dekatmu memiliki hak untuk dekat denganmu."

Prinsip Keempat: "Berikan perhatianmu kepada orang-orang yang memang perhatian padamu. Mereka berhak mendapatkan perhatian dan doa darimu. Tak usah terlalu peduli dengan orang yang tak peduli padamu. Namun ingatlah bahwa yang paling peduli dan perhatian padamu adalah Rasulullah Muhammad SAW. Selalulah bershalawat untuknya."

Demikian suara hati dalam perenungan hari ini. Boleh jadi para pembaca menemukan kesimpulan lain, itu adalah sah-sah saja. Maafkan segala ketidaksempurnaan saya. Salam, AIM. [Inilahcom]

Loading...