IHSG sudah Bisa Naik 0,2% ke 6.249,88

IHSG sudah Bisa Naik 0,2% ke 6.249,88
Ilustrasi/Net

INILAH, Jakarta- IHSG pada awal perdagangan Rabu (18/9/2019) sudah mencoba naik 0,2% ke 6.249,88 dari pembukaan di 6.238,705. Dengan dukungan enam sektor saham mengalami penguatan.

Volume perdagangan mencapai 2,06 miliar saham senilai Rp633,005 miliar sebanyak 73.390 kali transaksi. Indeks mendapat dukungan dari 144 saham menguat, 93 saham melemah dan 144 saham belum berubah.

Perdagangan pagi mengalami net foreign sell sebesar Rp93,266 miliar. Untuk penjualan investor asing mencapai Rp1,8 triliun. Sedangkan pembelian investor asing sebesar Rp1,7 triliun.

Sementara pada penutupan Selasa kemarin, IHSG (+0,28%) berakhir menguat 17,26 poin ke level 6236.69 denga indeks sektor pertanian (+2,95%) naik signifikan dengan saham-saham produsen CPO melonjak bersamaan.

Output dari produksi CPO dalam negeri meningkat dan outlook positif dari ketidakpastian cuaca di tahun depan mengkerek harga CPO yang naik optimis hingga akhir sesi perdagangan. Investor asing kembali melakukan aksi jual bersih sebesar Rp585,67 miliar rupiah mengiringi pelemahan Rupiah yang turun kembali psimis mendekati setengah persen. Rupiah turun 0,41% ke level Rp14.100 per US$.

Indeks LQ45 cenderung melemah 0,05%, indeks JII turun 0,3%, indeks IDX30 cenderung turun 0,07%, indeks SMInfra18 turun 0,4%, indeks ISSI melemah 0,01%.

Penguatan tertinggi terjadi pada saham sektor aneka industri naik 0,8%, diikuti saham sektor konsumer yang naik 0,5%. Untuk pelemahan terdalam terjadi pada saham sektor perkebunan turun 0,7% diikuti saham sektor pertambangan yang turun 0,2%.

Menurut analis saham Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, pergerakan IHSG secara teknikal terlihat mencoba whipsaw lower bollinger bands pada indikator RSI yang terlihat bullish reversal momentum. Pergerakannya memberikan harapan teknikal rebound menutup gap dengan target mencapai moving average 200 hari dalam jangka waktu dekat.

"Dengan target moving average IHSG masih berada pada level 6.315. Sehingga kami proyeksikan IHSG akan bergerak melanjutkan penguatan dengan support resistance 6.200-6.315," katanya seperti mengutip dari hasil risetnya, Selasa (17/9/2019).

Saham-saham yang masih menarik dan dapat perhatikan diantaranya LSIP, AALI, INKP, TKIM, GGRM, HMSP, BBNI, BNLI, TBIG, TLKM, ANTM, ASII.

Saham yang menguat seperti saham HOME naik 15,4% ke Rp112, saham GIAA naik 7,1% ke Rp525, saham FREN naik 6,3% ke Rp151, saham NUSA naik 5,3% ke Rp79.

Untuk saham yang melemah seperti saham ELSA turun 3,3% ke Rp344, saham DOID melemah 3,3% ke Rp352, saham ENRG melemah 3,2% ke Rp59, saham MEDC turun 3,1% ke Rp760. (Inilahcom)

Loading...