Cimahi Rekomendasikan 2 Angkutan Baru Menuju Kertajati

Cimahi Rekomendasikan 2 Angkutan Baru Menuju Kertajati

INILAH, Cimahi - Dua operator angkutan swasta bakal membuka layanan trayek Kota Cimahi-Bandara Internaisonal Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Keduanya adalah PT Bangun Jaya Transindo (Sobat Trans) dan PT Budiman. Sebelumnya, angkutan khusus menuju bandara hanya ada Damri.

Kepala Seksi Angkutan Dishub Cimahi Ranto Sitanggang mengaku  sudah mengeluarkan rekomendasi izin ketiga operator angkutan tersebut. Sementara izin resminya akan dikeluarkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Perizinan dari pemerintah provinsi, Kota Cimahi hanya rekomendasi saja," terang Ranto saat ditemui di Pemkot Cimahi, Rabu (18/9/2019).

Seperti diketahui, dari tiga perusahaan tersebut saat ini baru Damri yang sudah resmi melayani penumpang dari Kota Cimahi dan sekitarnya menuju BIJB Kertajati. Bus milik negara itu akan digratiskan hingga Desember mendatang.

Menurutnya, rekomendasi izin bagi operator swasta itu dikeluarkan agar tidak ada monopoli pelayanan jasa transportasi. Tujuannya, agar masyarakat nanti bisa memilih moda transportasi mana yang aman, nyaman dan tentunya terjangkau dari sisi tarif.

Selain itu, pihaknya memberikan rekomendasi juga berdasarkan pembedaan waktu keberangkatan antaroperator. Jangan sampai, kata Ranto, semua operator berangkat pada waktu yang bersamaan.

"Sehingga di setiap jam pemberangkatan, ada operator yang melayani," ujarnya.

Lokasi layanan untuk bus Damri menuju BIJB Kertajati berada di halaman The Edge, Baros. Sementara, bus Budiman berada di area Cimall dan bus Sobat Trans berada di Jalan HMS Mintaredja.

Direktur Keuangan Damri Cabang Bandung Sri Purwanto mengatakan, dibukanya pelayanan Damri Kota Cimahi-BIJB Kertajati disebabkan kota dengan tiga kecamatan ini dianggap memiliki potensi penumpangnya mulai meningkat.

"Cimahi saya pandang permintaannya akan sangat besar," katanya.

Ia menilai keberadaan angkutan umum menuju BIJB Kertajati itu akan sangat membantu masyarakat dari segi pengeluaran. Sebab, masyarakat tak harus mengeluarkan uang untuk bensin dan sebagainya.

"Ini untuk mengurai kemacetan juga. Akan sangat membantu masyarakat," ucapnya. (Ahmad Sayuti)

Loading...