TNI Berperan Penting dalam Pembangunan di Purwakarta

TNI Berperan Penting dalam Pembangunan di Purwakarta
TMMD di Kabupaten Purwakarta. (Asep Mulyana)

INILAH, Purwakarta - Tengoklah perwajahan Kabupaten Purwakarta saat ini. Kondisinya terus bertumbuh dan pemerintah daerah melakukan penataan secara kontinu. 

Penataan yang dilakukan Pemkab Purwakarta mencakup seluruh sektor. Lebih dari satu dasawarsa ini pembangunan terus dilakukan. Sebut saja di antarnya, pembangunan infrastruktur layak bagi masyarakat.

Pesatnya pembangunan infrastruktur di wilayah ini juga ada peran besar dari prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). Keterlibatan institusi keamanan negara ini yakni melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Seperti diketahui, TMMD merupakan salah satu wujud operasi terpadu karya bakti TNI. Kegiatan ini merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan pemerintah daerah, serta terintegrasi dengan masyarakat.

Adapun salah satu kegiatannya yakni berupa pembangunan infrastruktur dan fasilitas lain bagi masyarakat. Khususnya, bagi mereka yang ada di wilayah perbatasan.

Dengan kata lain, melalui program tersebut prajurit TNI khususnya dari satuan angkatan darat itu turut membantu pemerintah setempat dalam upaya membangun infrastruktur layak bagi masyarakat.

Sebagai contoh keterlibatan TNI AD dalam pembangunan di Purwakarta, misalnya  saat membuka keterisolasian warga yang bermukim di Kecamatan Sukasari beberapa tahun lalu. Hingga pada akhirnya terbentang akses baru sepanjang 57 kilometer yang saat ini di beri nama Jalur Lingkar Barat.

Kali ini, prajurit TNI AD dari Kodim 0619 Purwakarta, juga kembali dilibatkan dalam pembangunan infrastruktur. Yakni, dalam pembangunan jalan penghubung di Desa Cisaat Kecamatan Campaka. Ada jalan sepanjang 650 meter yang akan dibangun.

Dandim 0619 Purwakarta Letkol Arm Yogi Nugroho menuturkan, saat ini jajarannya kembali diperbantukan oleh pemerintah daerah untuk membangun infrastruktur sarana pokok masyarakat. Ada dua kegiatan dalam TMMD ke 106 ini, yakni kegiatan fisik dan nonfisik.

"Untuk yang fisik, kami akan membangun dan pengecoran jalan sepanjang 650 meter, termasuk pelebarannya menjadi 4 meter. Kemudian, gorong-gorong dan TPT," ujar Yogi kepada INILAH, Kamis (19/9/2019).

Selain pembangunan fisik, kata Yogi, ada juga pembangunan non fisik yang di antaranya rehab rumah tidak layak huni, pembangunan poskamling dan penyempurnaan bangunan masjid di desa tersebut.

Dalam kegiatan TMMD ke 106 ini, sambung dia, pihaknya menerjunkan 150 personel TNI AD. Untuk pembangunannya sendiri, ditargetkan rampung selama 30 hari ke depan.

"Kegiatan ini, kita akan memulainya pada Oktober. Kami targetkan, sebulan ke depan bisa rampung," jelas dia.

Menurut dia, target ini tidak mustahil tercapai. Mengingat, dalam pembangunan infrastruktur ini seluruh unsur terlibat, termasuk keterlibatan masyarakat.

"Dalam pembangunan ini, intinya membangun kebersamaan dan menguatkan jiwa nasionalis masyarakat. Salah satu upayanya, melalui gotong royong," tambah dia.

Untuk anggarannya sendiri, lanjut Yogi, yakni bersumber dari APBD Purwakarta. Nilainya, mencapai Rp1,7 miliar. Dalam hal ini, jajarannya hanya sebatas membantu pengerjaan pembangunannya.

Di bagian lain, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika sangat mengapresiasi adanya keterlibatan TNI dalam segenap pembangunan di wilayahnya. Apalagi, yang menyangkut dengan kebutuhan masyarakat.

"Tugas TNI, tidak hanya menjaga kedaulatan negara. Lebih dari itu, TNI adalah sahabat masyarakat paling depan," ujar Anne. (Asep Mulyana)

Loading...