Jangan Resah, KPK Hanya Tanyakan Bukti Tambahan

Jangan Resah, KPK Hanya Tanyakan Bukti Tambahan

INILAH, Cirebon - Kembali diperiksanya puluhan aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Cirebon terkait pengembangan kasus OTT mantan Bupati Cirebon Sunjaya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat resah. 

Sebagian besar ASN mengaku pasrah kalau KPK menetapkan tersangka baru. Alasannya, kasus yang sudah berhenti sekitar setengah tahun ini, tiba tiba dibuka ulang KPK.

"Ya jelas resah lah. Ini kasus KPK mas, siapa pun pasti tidak tenang. Apalagi sudah beberapa kali diperiksa," kata salah seorang ASN yang mengaku baru saja diperiksa KPK di Mapolresta Cirebon, Kamis (19/9/2019).

Namun, beberapa sumber ASN yang namanya minta dirahasiakan menyebutkan, saat pemeriksaan KPK hari Rabu kemarin, dia hanya diminta menandatangani BAP lama. Dia hanya ditanya, apakah ada penambahan keterangan atau sudah cukup. Isinyapun sama, hanya diganti kop suratnya saja berupa BAP Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

"Kalau dulu waktu pemeriksaan yang sedang ramai BAP nya masalah gratifikasi. Kalau sekarang diganti jadi TPPU. Saya rasa isinya sama, dan hanya ditanya apakah ada penambahan keterangan atau sudah cukup," kata sumber ini.

Masih menurut sumber ini, wajar kalau ASN merasa resah karena itu adalah manusiawi. Namun dirinya yakin, KPK akan bertindak bijaksana dalam menentukan apakah ada tersangka baru atau tidak. Kalaupun ada tersangka baru, mungkin itu sudah jalan hidup yang harus dihadapi.

"Kalau saya yakin, pemanggilan ini hanya sebatas kelengkapan BAP saja untuk kasus TPPU. Mendingan sekarang fokus kerja saja sesuai dengan tufoksi masing masing," ucapnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sebanyak 57 ASN di Pemkab Cirebon, kembali menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantaaan Korupsi (KPK), yang mengambil tempat di Mapolresta Cirebon, sejak Rabu sampai hari Jumat (20/9/2019). Sumber-sumber di Pemkab Cirebon yang enggan disebutkan namanya menyebutkan, mereka diperiksa secara bergiliran.

Mereka yang diperiksa KPK adalah ASN yang pernah beberapa kali menjalani pemeriksaan dalam kasus OTT mantan Bupati Cirebon, Sunjaya. Hasil pantau di Mapolresta Cirebon, ada mantan Sekda Cirebon Yayat Ruhyat, disusul camat Sumber, Nanang. Kadis PUPR Avip Suherdian bersama Kabid Parman juga mendatangi Mapolresta. Lalu ada nama Qoyim, Sako, Deni Supdiana, Kadis Perizinan Muhadi dan Sekdis Dede Sudiono, Kadisdik Asdullah, serta Kadis pertanian, Ali Efendi.

Informasinya, besok KPK kembali akan memeriksa sisa ASN yang belum panggil. (Maman Suharman)

Loading...