Empat Wisata Air Groundbreaking Pekan Depan

Empat Wisata Air Groundbreaking Pekan Depan
Foto: Rianto Nurdiansyah

INILAH, Bandung - Pekan depan, Pemprov Jabar akan melakukan empat groundbreaking revitalisasi saluran air multifungsi, waduk, dan situ. Hal tersebut untuk menunjang sektor wisata air juara. 

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jabar Linda Al Amin mengatakan peletakan batu pertama tersebut akan dilakukan di empat lokasi, yaitu di Kalimalang Kota Bekasi, Situ Rawakalong Kota Depok, Waduk Darma Kabuaten Kuningan, Situ Ciburuy di Kabupaten Bandung Barat.

"Mudah-mudahan peletakan batu pertama ini bisa terlaksana sesuai dengan rencana," ujar Linda dalam acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate, Kamis (19/9/2019).

Untuk penataan Kalimalang, dia sampaikan akan dilakukan dalam dua segmen yaitu wilayah Utara dan Selatan. Di mana wilayah Utara meliputi sempadan yang berdekatan dengan jalan raya.

"Tahun 2019 ini kita bangun untuk wilayah Utara. Mulai bangun sempadannya, yang semula tidak ada apa-apanya nanti kita tata," ucapnya. 

Linda katakan, penataan akan dilakukan seperti membangun taman, jalan setapak, monumen hingga 10 tiang bendera. Termasuk  pagar pembatas antara sempadan dan saluran air.

Sedangkan untuk sisi Selatan, dia sampaikan, pembangunan akan dimulai pada tahun depan. "Kita buat semacam tempat permainan anak-anak, kolam dangkal bermain anak anak, ruang ngariung Padang rumput seperti di masjid agung (Kota Bandung) dan tempat memandang dari tempat tinggi," imbuhnya.

Adapun pembenahan di Situ Rawa Kalong, Linda sampaikan, untuk tahun ini fokus pada pembangunan di luar badan air. Hal itu meliputi ruang terbuka, taman dan tembok penahan tanah. 

Sementara tahun depan akan membangun bangunan di atas badan air. Mulai amphitheater, panggung terapung hingga menata kios-kios.

"Di Rawa Kalong ini memang kondisi sampah tidak terlalu banyak, namun terdepat pencemaran dari industri yang membuang limbah ke situ. Karena itu, kementerian mewanti-wanti agar dapat mengatasi itu," paparnya. 

Sementara, di Waduk Darma dia menyebutkan di lokasi ini bakal dibangun jalan terapung yang akan menjadi daya tarik bagi masyarkat. Nantinya para pengunjung dapat berjalan di atas air. 

"Tahun ini kita bangun di atas badan air walaupun izin sudah sepaket semua. Mudah-mudahan tahun depan kita tidak terkendala dengan perizinan," kata dia.

Sedangkan di Situ Ciburuy, lanjut Linda, saat ini di lokasi tersebut memang sudah terdapat beberapa wahana seperti perahu termasuk tempat makan. Namun yang menjadi pekerjaan rumah dari pihaknya adalah mengatasi sampah yang cenderung menumpuk, khususnya di musim kemarau.

Tahun ini, pihaknya akan membangun sempadan situ, gerbang masuk, trotoar, lampu taman dan tanggul. Untuk gerbang masuk akan diberikan penanda dengan sebuah taman rumput, hak itu agar para pengunjung tidak tersesat saat hendak mengunjungi Situ Ciburuy.

"Kami kesulitan mendapatkan izin membangun di atas badan air karena pengelolanya adalah Kementerian PUPR. Jadi boleh dibangun oleh kota namun harus dipastikan kebersihan dan tidak tercemar. Sehingga itu menjadi tempat wisata yang nyaman," paparnya. (Rianto Nurdiansyah)

Loading...