Kalah Sengketa, Seorang Kades di Rancaekek Diberhentikan

Kalah Sengketa, Seorang Kades di Rancaekek Diberhentikan

INILAH, Bandung - Seorang kepala desa (Kades) di Rancaekek Kulon, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung periode 2017-2023, Enang Sodikin diberhentikan Bupati Bandung Dadang M Naser, Kamis (19/9/2019). 

Pemberhentian Enang dilakukan karena dia diputuskan kalah sengketa Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Pengadilan Negeri Bale Bandung hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA).

Camat Rancaekek Baban mengatakan pihaknya mendapatkan perintah untuk memberhentikan Kepala Desa Rancaekek Kulon disebabkan kalah sengketa pengadilan. Kemudian, ia melantik pejabat sementara yaitu Wawan Kusnawan untuk memimpin desa tersebut.

"Jadi Rancaekek Kulon saat Pilkades beda satu suara, (Enang) dilantik tahun 2017. Tapi ada sengketa pilkades yang diajukan pihak yang kalah pak Yuyung ke PTUN Bale Bandung. Sebenarnya menggugat Bupati Bandung bukan pak Kades," kata Baban, Kamis (19/9/2019).

Baban menjelaskan, gugatan diajukan oleh pihak yang kalah disebabkan terdapat temuan panitia yang terdapat kesalahan di tempat pemungutan suara (TPS). Menurutnya, beberapa kali persidangan hingga di tingkat kasasi dan peninjauan kembali (PK) di MA, kepala desa Enang Sodikin tetap kalah. 

Ia mengatakan, putusan sengketa di MA disebutkan jika harus dilaksanakan pemungutan suara ulang (PSU) di TPS Kampung Pintu Air. Jabatan kepala Desa Rancaekek Kulon katanya yang dijabat Enang Sodikin diberhentikan pada 1 April lalu. Namun baru dimulai hari ini. 

"Mulai berlaku satu April, ada selisih. Sama bupati diberhentikannya hari ini. Nanti itu harus ada pemungutan suara ulang sedangkan regulasi belum siap. Tuntutan PTUN baru dicabut aja. Sementara sambil menunggu regulasi PSU kita jabat dulu (Pjs)," ujarnya.

Menurutnya Baban, regulasi PSU akan dibahas oleh pemerintah Kabupaten Bandung dan direncanakan akan dilaksanakan pada 2020 mendatang. Sebab saat ini untuk penyelenggaraan PSU tidak terdapat anggaran.

"PSU direncanakan 2020 mendatang, anggarannya belum disiapkan sekarang. Jabatan kades 2017 sampai 2023. Pas PSU ulang siapa tahu yang menang yang sedang menjabat sekarang," katanya. (Dani R Nugraha)