Wanita Purwakarta Ini Tak Tahu Video Syurnya Direkam

Wanita Purwakarta Ini Tak Tahu Video Syurnya Direkam

INILAH, Bandung – Polisi menempatkan RJ, wanita yang ada dalam rekaman foto dan video syur berseragam ASN, sebagai saksi. Kenapa begitu?

RJ, menurut Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar, AKBP Hari Brata, ternyata tidak mengetahui bahwa kejadian tersebut direkam oleh RIA. Oleh karena itu, status RJ saat ini masih sebagai saksi.

“Dia (RJ) tidak sadar bahwa handphone itu merekam. Setelah tersebar, baru dia sadar bahwa itu ternyata terekam,” ujar Hari di Bandung, Jumart (20/9/2019).

Wakil Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat, AKBP Hari Brata menjelaskan, kejadian tersebut terjadi di salah satu tempat parkir sebuah pusat perbelanjaan di Purwakarta. Video tersebut pun diketahui direkam beberapa bulan ke belakang.

“TKP (tempat kejadian perkara) ada di Purwakarta. itu sekitar bulan Juli 2019 dan diunggah bulan September 2019,” tutur Hari di Bandung, Jumat (20/9/2019).

Akibat perbuatannya, RIA (31), guru honorer di salah satu SMK di Purwakarta itu, kini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga dengan sengaja merekam dan mengunggah video tersebut hingga sempat menghebohkan dunia maya.

"Satu pelaku yang ada disini adalah pelaku yang merekam dan menyebarkan video. Modusnya yang bersangkutan merekam video kejadiannya di mobil sedan warna putih," ucap Hari di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-hatta, Kota Bandung, Jumat (20/9).

Lebih lanjut, menurut Hari, berdasarkan keterangan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tenaga honorer pun diperbolehkan memakai seragam ASN. Hal itu bertujuan untuk memberikan kesan sama antara ASN dan tenaga honorer.

"Keduanya bukan ASN, namun tenaga honorer di salah satu sekolah di Kabupaten Purwakarta. Kalau dari bkd semua diperbolehkan untuk menggunakan baju ASN," tutur Hari. (ridwan abdul malik)
 

Loading...