Satlantas Cianjur Menilai Pelanggaran Lalu Lintas Naik 200 Persen

Satlantas Cianjur Menilai Pelanggaran Lalu Lintas Naik 200 Persen
Kasalantas Polres Cianjur, AKP Adhimas Sriyono Putra. (Antara)

INILAH, Cianjur - Satlantas Polres Cianjur, Jawa Barat, menilai pelanggaran lalu lintas sepanjang tahun 2019 meningkat 200 persen dibandingkan tahun sebelumnya dari 2615 tilang naik menjadi 7974 tilang didominasi pelanggar dengan sepeda motor.

Kasalantas Polres Cianjur, AKP Adhimas Sriyono Putra di Cianjur Jumat, mengatakan angka pelanggaran tersebut ditemukan setelah operasi patuh yang digelar selama satu bulan di sejumlah titik di wilayah hukum Cianjur.

Sebagian besar pelanggar merupakan pengendara roda dua karena tidak mengenakan helm, sedangkan untuk roda empat karena tidak menggunakan sabuk pengaman saat berkendara.

"Untuk usia pelanggar sebagian besar dengan rentan usia 21 sampai 25 tahun. Sedangkan selama ini operasi patuh tingkat teguran yang diberikan menurun dibandingkan tahun lalu," katanya.

Untuk menekan angka pelanggaran tersebut, pihaknya akan meningkatkan sosialisasi ke berbagai kalangan mulai dari pelajar hingga umum, agar patuh pada aturan lalu lintas dan tidak menjadi pelanggar.

Sedangkan tingkat kecelakaan selama operasi patuh, ungkap dia, menurun dibandingkan bulan dan tahun sebelumnya."Angka kecelakaan selama operasi patuh hanya tiga peristiwa kecelakaan," katanya.

Pihaknya mengimbau pada pengendara di Cianjur, untuk tetap mematuhi aturan berlalu lintas meskipun tidak ada operasi yang digelar secara besar-besaran dengan meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga keselamatan saat berkendara. (Antara)

Loading...