Terkait Foto-Video Syur, Pemprov Jabar Akan Atur Penggunaan Seragam ASN

Terkait Foto-Video Syur, Pemprov Jabar Akan Atur Penggunaan Seragam ASN
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Jabar Yeri Yanuar. (Rianto Nurdiansyah)

INILAH, Bandung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bakal membuat aturan anyar terkait penggunaan seragam Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini menyusul beredarnya foto-video syur yang dilakukan perempuan yang menggunakan seragam ASN berlogo Pemprov Jabar di media sosial.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Jabar Yeri Yanuar menyampaikan, pihaknya telah memastikan bahwa perempuan yang berada di dalam foto tersebut bukan ASN, melainkan guru honorer swasta di SMK Purwakarta. 

"Sudah dipastikan yang kemarin itu bukan PNS. Tetapi guru honorer swasta di SMK Purwakarta," ujar Yeri di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (20/9/2019).

Saat ditanya mengenai seragam ASN yang digunakan oleh pemeran, dia mengatakan bahwa sebetulnya dalam aturan tidak diperbolehkan guru honorer swasta mengenakan baju seragam ASN. Hanya saja, pihaknya memilih menggunakan pendekatan kedisiplinan. 

"Sebetulnya aturannya tidak diperbolehkan ya (menggunakan seragam ASN). Artinya kita akan buat aturan," katanya.

Karena itu, pihaknya menyerahkan kepada pihak polisi untuk mendalami alasan pemeran menggunakan seragam ASN ini.

Sementara pihaknya segera melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk meminta penjelasan kepada SMK yang bersangkutan untuk mengetahui sistem rekrutmen pegawai honorer.

Selain itu, Pemerintah Provinsi segera menerbitkan surat disiplin. "Kita akan buat surat edaran terkait kedisiplinan, integritas ASN ke depannya," pungkasnya. (Rianto Nurdiansyah)

Loading...