Bima Ringkus Pelanggar KTR di Mal

Bima Ringkus Pelanggar KTR di Mal
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto bersama tim penegak Kawasan Tanpa Rokok (KTR) melakukan kegiatan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di sekitar Bogor Trade Mall (BTM), Jumat (20/9/2019). 

Hasilnya, belasan pelanggar diciduk untuk mengikuti sidang Tipiring di pelataran pintu mask BTM. Kegiatan kali ini, Bima ingin memastikan warga Kota Bogor memahami dan taat pada Perda 10/2012 atas Perubahan Perda 2009 tentang Kawasan Tanpa Rokok.

"Kami adalah kota terdepan dalam hal penegakan Perda KRT, yang membedakan adalah hukum, karena bisa saja dimiliki tanpa ditegakkan. Karena itu saya minta untuk rutin setiap bulan pasti ada tipiring, kali ini saya turun langsung karena ingin melihat berjalannya sistem yang sudah ditegakkan," kata Bima.

Bima melanjutkan, dirinya bersama tim melihat masih ada pelanggaran di dalam mall dan pelanggaran di angkutan kota (angkot), yang menarik adalah saat dicek satu-persatu semua yang saya tanya itu dari luar Kota Bogor.  

"Ya, mereka enggak tahu bahwa di Bogor itu ada pada KTR. Dari Depok tadi ada yang dari Bekasi juga. Saya tegur sopirnya, kenapa tidak dikasih tahu Perda KTR Bogor. Yaitu tidak boleh merokok di angkutan kota, yang diproses dipengadilan ini adalah kurungan dua hari atau denda yang diputuskan oleh hakim. Denda berkisar Rp50 ribu atau tergantung putusan hakim," tambahnya.

Sedangkan, Kasatpol PP Kota Bogor Herry Karnadi mengatakan pihaknya melaksanakan sidang yang paling banyak di BTM karena ada pelanggaran di mal juga angkot yang bisa dijaring.

"Pelanggar dari angkot, tambah yang makan di mal sudah 15 orang. Tapi, jumlah ini rata-rata tidak menurun. Informasi yang baiknya adalah yang terjaring lebih sebagian besar orang luar Kota Bogor," tuturnya. (Rizki Mauludi)

Loading...