Saung Ambu Berikan Layanan Kesehatan Khusus Warga Terpencil

Saung Ambu Berikan Layanan Kesehatan Khusus Warga Terpencil
(Foto: Asep Mulyana)

INILAH, Purwakarta - Anne Ratna Mustika punya komitmen besar untuk menyelesaikan persoalan-persoalan di masyarakat. Terutama yang menyangkut dengan kesehatan. Orang nomor satu di Kabupaten Purwakarta itu mengatakan, menjadi kewajiban negara untuk hadir dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

Dalam hal pelayanan kesehatan, di masa kepemimpinannya ini Anne menggulirkan sebuah program cukup brilian guna memudahkan pelayanan kesehatan bagi masyarakatnya. Terutama, bagi mereka yang ada di wilayah pelosok.

Saung Ambu, begitulah layanan tersebut diberi nama. Ini merupakan fasilitas kesehatan yang dibangun di wilayah terpencil. Di Saung Ambu itu juga disiagakan dokter, perawat, dan bidan yang siaga 24 untuk melayani masyarakat.

"Tahun ini, kami telah membangun dua unit Saung Ambu. Salah satunya, di wilayah Ciririp, Kecamatan Sukasari," ujar Anne kepada INILAH, Jumat (20/9/2019).

Tujuan pembangunan Saung Ambu, kata Anne, guna memudahkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat di wilayah yang jauh dari pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas).

"Ciririp, termasuk daerah yang jauh dari Puskesmas. Makanya, kami siapkan Saung Ambu untuk alternatifnya," jelas dia.

Adapun anggaran untuk pembangunan fasilitas kesehatan itu yakni sebesar Rp350 juta per unit. Anggaran tersebut untuk kebutuhan bangunan termasuk fasilitas kesehatannya.

"Kalau kami lihat, ternyata anggaran sebesar itu masih kurang. Ada beberapa fasilitas kesehatan yang belum lengkap," kata dia.

Untuk itu, tahun depan pihaknya akan kembali mengalokasikan anggaran untuk pembangunan Saung Ambu selanjutnya. Minimal, kata dia, fasilitas kesehatan ini bisa terbangun lima unit.

"Di 2020 nanti kita anggarkan lagi untuk tiga unit. Setiap unitnya kita alokasikan Rp500 juta," tambah dia.

Anne menambahkan, sebenarnya tujuan lain Saung Ambu yakni sebagai sarana edukasi soal kesehatan kepada masyarakat. Artinya, tak hanya sebagai layanan pengobatan gratis, lebih dari itu sebagai upaya mengedukasi warga mengenai pola hidup bersih dan sehat.

"Prestasinya, bukan dari seberapa banyaknya yang berobat. Tapi, bagaimana caranya supaya masyarakat sehat," pungkasnya. (Asep Mulyana)

Loading...